Pagi di Tertibkan Malam Beroperasi, FPMB: Mafia Tambang "Melempar Kotoran" ke Wajah Kapolres Madina
Sabtu, 18-01-2025 - 22:16:02 WIB
Baca juga:
   
 

Panyabungan - Kapolres Madina AKBP Arie Paloh didesak untuk segera melakukan tindakan tegas dengan  menangkap para mafia tambang illegal yang dinilai terus menantang dan melecehkan institusi penegak hukum Polri.

"Kapolres terkesan lamban dan hanya "gertak sambal" serta dinilai tak bernyali menghadapi para mafia tambang illegal. Lucu rasanya, Jum'at pagi (17/8) ditertibkan oleh Polisi, tapi malamnya mafia PETI udah beroperasi lagi. Hal ini pelecehan luar biasa kepada institusi Polri, para mafia tambang tersebut merasa 'kebal hukum' dan makin menantang  Polri selaku institusi penegak hukum," tegas Presidium Forum Pemuda Mahasiswa Bersatu (FPMB) Khairil Amri menyikapi viralnya pemberitaan media terkait aktivitas PETI yang kian marak di Madina, khususnya di wilayah Kotanopan.

Khairil Amri yang juga Ketua DPD KNPI Madina menyatakan, pada aksi damai FPMB di Mapolres Madina (jumat siang, 17/1) mereka telah mengultimatum Kapolres Madina untuk segera menangkap para bos tambang illegal yang dinilai telah melakukan pelanggaran hukum, merusak ekosistem dan lingkungan. "Kita menagih janji Kapolres Madina yang menyatakan mulai hari ini (Jumat) tak akan ada PETI (Pertambangan Emas Tanpa Izin) di Madina. Bahkan beliau mengatakan "potong kuping" bila menemukan PETI lagi. Tapi fakta membuktikan, hanya berselang beberapa jam ditertibkan oleh Polres, para mafia tambang kembali beroperasi di dekat lokasi penertiban Polres tersebut," tegasnya.

Khairil Amri  yang saat itu didampingi para Ketua Ormawa/OKP yakni  Ketua Sapma PP Sarkawi, Ketua PC PMII Abdul Rahman, Ketua HMI Cab Madina Sanjaya, Ketua DPC GMNI Rajab Husein, Ketua PC SEMMI  Adek Sahputra, Ketua DPP IMMAN Adi Lubis, Ketua GEJAM Awaluddin Lubis, menyebutkan, para mafia tambang illegal tersebut ibarat telah "Melempar kotoran" ke wajah Kapolres Madina. Namun tetap tak bergeming dan tak bernyali.  "Ketidaktegasan Kapolres, wajar saja melahirkan asumsi publik bahwa Kapolres dinilai lemah dan tak berani dihadapan para mafia tambang atau kemungkinan menerima upeti," sebut mereka.

Disebutkan, pada aksi bersama FPMB di Mapolres, mereka juga telah melaporkan daftar nama yang diduga kuat sebagai bos tambang illegal di wilayah Kotanopan seperti Pawang, Ginda, Akbar, Irhan, Harahap, Bram dkk. Untuk nama mafia tambang illegal di wilayah Batang Natal diduga bernama Nasir, Bol, Safril, Provost India dkk.

"Kalau Kapolres Madina serius dan memiliki itikad untuk penegakan supremasi hukum, kita hakkul yakin para mafia tambang tersebut bisa ditangkap untuk dimintai pertanggungjawaban secara yg hukum. Sangat mustahil rasanya, sedemikian maraknya PETI tapi tak ada satupun pengusaha tambang yang ditangkap. Kita sangat meragukan keberanian Kapolres melakukan hal itu," tegas mereka.

Mereka menilai penertiban yang dilakukan oleh Kapolres Madina bersama unsur Forkopimda pada Jumat pagi (17/1) hanyalah sekadar 'pencitraan dan gimmick semata", serta tak memberikan efek jera dan konsekwensi hukum dalam bentuk apapun. "Bahkan kita  menganalisis, operasi penertiban yang dilakukan Kapolres Madina hanya dianggap "angin lalu" dan sekadar "lelucon" oleh para mafia tambang. Hal ini dibuktikan tak sampai 24 jam setelah penertiban, para mafia tambang sudah beraksi kembali dan telah viral di berbagai pemberitaan" tegas mereka.

Disebutkan, bahwa FPMB akan terus mengkritisi kinerja kepolisian dalam penindakan hukum terkait PETI dan akan terus menagih janji Kapolres Madina yang disampaikan saat menerima aksi demo kemaren. "Kita akan terus solid menyuarakan penolakan terhadap aktivitas illegal PETI dan menagih komitmen Kapolres Madina" tegas mereka.

Saat ini, mereka mengaku masih intens menelaah video rekaman jawaban Kapolres Madina saat menerima aksi FPMB kemaren dan melakukan rapat tindak lanjut (RTL) menyikapi PETI ini. Mereka juga kembali mengultimatum Kapolres untuk menangkap para mafia tambang, khususnya Pawang dalam jangka 3x24 jam. Bahkan mereka juga berencana dalam waktu dekat akan melakukan demo jilid II ke Mapoldasu dalam eskalasi massa lebih besar.

(Magrifatulloh).




 
Berita Lainnya :
  • Kawal Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kedawung Bantu Panen Padi Bersama Petani Desa Pengkok
  • Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
  • Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
  • Wabup Meranti Muzamil Baharudin Jabat Kabid Hubungan Antar Lembaga IMI Riau 2026-2030
  • Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Kawal Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kedawung Bantu Panen Padi Bersama Petani Desa Pengkok
    02 Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
    03 Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
    04 Wabup Meranti Muzamil Baharudin Jabat Kabid Hubungan Antar Lembaga IMI Riau 2026-2030
    05 Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
    06 Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
    07 Babinsa Kemlayan Rutin Sambang Warga Jaga Kondusifitas Wilayah
    08 LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
    09 Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
    10 H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
    11 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    12 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    13 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    14 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    15 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    16 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    17 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    18 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    19 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    20 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    21 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    22 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com