Tidak Sanggup Bayar Buku LKS dan Uang Komite, Anak Didik SDN 05 Gombong di Kebumen Ditelantarkan 7 Bulan
Sabtu, 09-11-2024 - 22:22:08 WIB
Baca juga:
   
 

Kebumen, Gombong - Seorang murid SDN 05 Kecamatan Gombong Kabupaten Kebumen Provinsi Jawa Tengah, diduga ditelantarkan tidak sekolah selama kurang lebih 7 bulan. Penyebab tidak sekolahnya siswi kelas tiga tersebut dipicu sang guru wali kelas Nurjanah, dan kepala sekolah mempersulit pemberian surat pindah terhadapnya, dikarenakan belum melunasi tagihan pembayaran sumbangan komite, pembayaran buku LKS dan lain sebagainya dengan nominal Rp. 1.060.000.

Sumber informasi yang dihimpun menyebutkan, seorang siswi SD dengan inisial (KPR) ini awalnya bersekolah di SDN 05 Gombong akan pindah ke SDN 03 Gombong. Ia pindah sekolah atas kemauan sendiri dan dengan atas persetujuan orang tuanya.

Siswi yang memiliki nama orang tua Rita Triwahyuni ini tidak masuk sekolah sejak 7 bulan lalu. Namun entah apa alasan kepala sekolahnya tidak mau memberikan surat pindah sekolah kepadanya.

Orang tua KPR merasa heran sikap sang Guru dan kepala sekolah yang mempersulit anaknya mendapatkan pendidikan di tempat lain.

"Anak saya lebih kurang sudah 7 bulan tidak sekolah. Kalau seperti ini caranya, anak saya mau jadi apa," ungkapnya.

Rita mengaku dirinya seorang janda dengan keterbatasan ekonomi dan sedang berada diluar kota, meminta kerabatnya untuk datangi sekolah dan meminta surat pindah namun ditolak dengan alasan sebab belum melunasi berbagai macam pungutan dan sumbangan selama bersekolah di SDN 05 Gombong.

"Kami sudah mohon toleransi agar status anak kami bisa pindah sekolah melanjutkan pendidikan dan tidak terkatung-katung, tapi tetap dibiarkan tidak jelas sebelum bisa melunasi tagihan sekolahnya. Kami mau sekolahkan anak kami di sekolah yang akan dituju, tapi tetap dituntut harus ada surat pindah," katanya.

Pengamat pendidikan sekaligus Ketua DPC LPKSM Kresna Cakra Nusantara Kabupaten Kebumen Sugiyono menyayangkan ulah Oknum Guru dan Kepala Sekolah SDN 05 Gombong tersebut. Ia menilai peristiwa penelantaran anak didik mencederai program pemerintah wajib belajar dua belasan tahun.

"Sungguh sangat di sayangkan prilaku oknum kepala sekolah dan guru wali kelas atas peristiwa tersebut, padahal gedung fasilitas milik negara, program wajib belajar di sini di abaikan oleh oknum oknum tersebut, ini mencederai program pemerintah wajib belajar 12 tahun, dan seolah olah sekolahan merupakan yayasan milik mereka sendiri, apalagi salah satu guru menyampaikan bahwa, ketua komite berumur kurang lebih 80 THN dan lama sekali menjabat dan baru saja di ganti, seorang pendidik apalagi sebagai pejabat fungsional guru tidak sepatutnya mengkomersilkan ilmunya," ujarnya (09/11/2024).

Sementara itu Kepala Bidang (KABID) SD, Bachtiar, saat dikonfirmasi Awak Media melalui pesan WhatsApp pribadinya menjelaskan bahwa pembayaran pelunasan sumbangan sekolah dan pembayaran lainya bukan merupakan syarat anak didik untuk dapatkan surat pindah.

"Orang tua atau walinya suruh bikin surat permohonan pindah. Juga minta rekom ke sekolah tujuan. Kalo 2 surat itu ada bisa saya bantu. Masalah kekurangan pembayaran tidak jadi syarat. Jangan hanya katanya, mestinya ada surat permohonan, rekomendasi dll, untuk tertib administrasi dan sebagai dasar data anak itu dipindah di dapodik. Silahkan dibantu orang tuanya untuk mencukupi syarat tersebut. Karena info dari sekolah, orang tua anak tersebut belum pernah mengajukan permohonan pindah," ujar Bachtiar, Sabtu (09/11/2024)

Namun sangat disayangkan, Sekertaris Dinas (Sekdin) Kabupaten Kebumen, Afifah,
memilih bungkam soal adanya dugaan penelantaran anak didik diwilayah tanggung jawabnya. Sampai berita ini diterbitkan Afifah tetap bungkam, seolah lepas tanggung jawab, sementara itu terlihat pesan konfirmasi masuk centang dua melalui pesan WhatsApp pribadi nya dengan status dibaca.

(Tim/LPKSM Kresna Cakra Nusantara).




 
Berita Lainnya :
  • Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
  • Babinsa Kemlayan Rutin Sambang Warga Jaga Kondusifitas Wilayah
  • LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
  • Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
  • H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
    02 Babinsa Kemlayan Rutin Sambang Warga Jaga Kondusifitas Wilayah
    03 LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
    04 Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
    05 H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
    06 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    07 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    08 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    09 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    10 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    11 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    12 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    13 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    14 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    15 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    16 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    17 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    18 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
    19 Bupati Asmar Tinjau Progres Tanjung Samak–Tanjung Kedabu Sepanjang 1,4 Kilometer
    20 Workshop Pengelolaan Sampah, Pemda Belajar Menyeimbangkan Biaya dan Kemampuan Warga
    21 Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan
    22 Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, PMII Minta Pengawasan Internal PDAM Palopo Diperiksa
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com