GEMMPAR: Tangkap Segera, Saat Gelar Aksi di Kejati Riau Atas Dugaan Korupsi di Siak dan Pekanbaru Soroti Sejumlah Nama
Selasa, 02-08-2022 - 19:42:54 WIB
Aksi GEMMPAR didepan Gedung Kejati Provinsi Riau di Pekanbaru, Selasa (2/8/2022).
Baca juga:
   
 

Pekanbaru - Puluhan massa tergabung dalam aliansi Gerakan Masyarakat Mahasiswa Pemuda Pemantau Riau (GEMMPAR) kembali gelar aksi damai desak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau tanggapi laporan dugaan korupsi, Selasa (2/8/2022).



Kordinator GEMMPAR Erlangga meminta pihak Kejati untuk menerima aspirasi beserta data terkait dugaan korupsi di Siak.

"Kami datang kesini dengan aksi damai, mohon Kejati selidiki dugaan korupsi yang ada di Siak," ujar Erlangga.

Selanjutnya, Viktorwood A mewakili Kajati (Kepala Kejaksaan Tinggi) menerima laporan dari Erlangga sekaligus menyampaikan bahwa Kajati tidak ada di tempat.

"Terimakasih atas kunjungan kawan-kawan peserta aksi. Hari ini Kajati tidak bisa bertemu langsung, sebab beliau sedang pergi dinas keluar kota," ungkap Viktor.

Kemudian Erlangga membeberkan pernyataan terhadap aksi tersebut diantaranya:

1. Mempertanyakan kelanjutann dugaan kasus BUMD Siak yaitu Sarana Pembangunan Siak (SPS) atas dugaan jual-beli lahan negara seluas 20 hektar kepada PT KAPITOL sebesar Rp8,7 Milyar dan kepada PT ORIONTAL sebesar Rp7,95 Milyar yang sudah full bucket.

"Siapa sajakah yang sudah diperiksa dan kapan kasus tersebut dilimpahkan ke pengadilan," kata Erlangga.

2. Usut tuntas dugaan Monopoli Proyek dan Tidak Transparan atas Lelang Fisik Perkembangan Kawasan Mesjid An-Nur Provinsi Riau Dengan Nilai sebesar Rp42 Milyar yang diduga telah terjadi  Monopoli Proyek antara Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Riau dan Kadis PUPRP M  Arief Setiawan dan Kabid PU Thomas terhadap perusahaan pemenang tender PT Bersinar Jesstive DKI Jakarta (perusahaan jakarta timur).

"Diduga lakukan skema penguncian dukungan hanya diberikan kepada peserta lelang yang akan dimenangkan yaitu perusahaan PT Bersinar Jesstive," terang Erlangga.

3. Mendesak Kejati Riau untuk memeriksa Kepala Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau Arief Setiawan  dan Kabid Cipta Karya Pekerjaan Umum dan Perumahan dan Kawasan Pemukiman PUPRKPP Thomas atas dugaan rencana atau niat sebagai aktor intelektual monopoli atas dugaan kegiatan lelang VIP Room Pandawa Lanud Roesmin Nusjadin sebesar Rp26.825 Milyar.

"Diduga mengkondisikan  syarat dukungan lelang tender yang diduga akan di rancang dukungan untuk target satu perusahaan dimenangkan. Sehingga proses tender proyek pembangunan tersebut tidak transparan dan dilakukan tender ulang kemudian dimenangkan oleh PT Rajwali Sakti," ucap Erlangga.

4. Usut tuntas dugaan monopoli proyek dan dugaan gratifikasi/suap sebesar Rp9 Milyar atas proyek pembagunan gudang BSP dengan nilai kontrak sebesar Rp87 Milyar.

"Gratifikasi ini kita duga diterima oleh Bupati Siak Alfedri, Kadis PU Taruking Irving Kahar dan Petinggi BUMD Siak," bebernya lagi.

5. Periksa Bupati Siak Alfedri dan Bahasin/Baseng atas Dugaan Mafia Tanah di Kabupaten Siak.

"Kami mendesak Kejati Riau agar segera menangkap dan Periksa Bupati Siak Alfedri apabila terbukti dalam dugaan Kasus Mafia Tanah," tekan Erlangga.

Senada dengan itu dikatakan oleh Erlangga jika Bahasin atau Baseng juga di duga ikut sebagai Pemilik atau Pemodal PT IKADAYA dalam membangun Perumahan Mewah seluas 2 Hektar dan 4 Hektar di  jalan Raja Kecik yang bersebelahan dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kabupaten Siak.

"Didalam aturan peruntukan kawasan tersebut adalah Rumah Sederhana dalam Dugaan Kolusi atau ada persekongkolan yang bertujuan memperkaya diri sendiri dan merugikan masyarakat.

Bupati Siak Alfedri diduga dengan sengaja membuat Peraturan RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) Perbup No. 52 Tahun  2022.

"Kita menduga tidak sesuai dengan fungsi dan klasifikasi, yang memuat pengaturan antara lain mengenai jumlah lantai maksimum bangunan, ketinggian bangunan dan jarak bebas antar bangun," tukas Erlangga.

Hal tersebut diduga bertentangan dengan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Kepala Badan Pertanahan Nasional No. 17 Tahun 2019 tentang Izin Lokasi (Permen Agraria No. 17 tahun 2019).

Terakhir Erlangga juga menyoroti tentang Pembangunan Makorem 031 Wirabima dan Pembangunan Masjid Raya Pekanbaru.

"Ini baru-baru ini terjadi terkait Pemprov Riau atas Pembangunan Gedung Makorem yang saat ini terhenti. Dalam hal ini Kadis PUPR Arif Setiawan bersama Kabid PU Thomas, saat ini pembangunan gedung itu mangkrak, ada apa?" Tanya Erlangga.

Disampaikan oleh Erlangga ini juga kita pertanyakan kepada Kejati Riau

"Gedung puluhan Milyar, hampir 100 Milyar hanya jadi gedung mangkrak tidak bisa difungsikan, ada apa sebenarnya?" ulang Erlangga.

Ia sangat menyayangkan Kejati Riau terkesan diam padahal lokasi sangat dekat.

"Lokasinya sangat dekat sekali, bisa di cek kondisinya hari ini. Apa yang terjadi dengan Pemprov Riau?padahal gedung inikan milik TNI Angkatan Darat. Ini adalah persoalan Pertahanan Negara, kalau di markas Keamanan Negara saja di Provinsi Riau begitu pembangunannya, bagaimana kita tak khawatir terhadap keamanan masyarakat," ujarnya.

Begitu juga dengan pembangunan Masjid Raya Pekanbaru di daerah Palas. Menurut Erlangga gedung tersebut juga bermasalah dan mangkrak pembangunannya.

Dari pantauan zoinnews.com berlangsungnya demo ini berjalan lancar dan kondusif, meskipun digelar dalam kondisi hujan-hujanan namun peserta tetap semangat menyuarakan agar permintaan mereka segera di tindak lanjuti.(Ben)


 




 
Berita Lainnya :
  • Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
  • Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
  • Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
  • Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
  • Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    02 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    03 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    04 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    05 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    06 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    07 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    08 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    09 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    10 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    11 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    12 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    13 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
    14 Bupati Asmar Tinjau Progres Tanjung Samak–Tanjung Kedabu Sepanjang 1,4 Kilometer
    15 Workshop Pengelolaan Sampah, Pemda Belajar Menyeimbangkan Biaya dan Kemampuan Warga
    16 Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan
    17 Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, PMII Minta Pengawasan Internal PDAM Palopo Diperiksa
    18 Babinsa Peleman Perkuat Kedekatan dengan Peternak Kambing di Desa
    19 Tiga Wajah Kejahatan Digital Terkuak, Polres Tebing Tinggi Bongkar Judol dan Revenge Porn
    20 Kemendagri Sinkronkan PSN Pantura Jawa dengan Tata Ruang Daerah di Jawa Tengah
    21 Doa Kebangsaan Lintas Agama Warnai Harlah Ke-5 RBPI, 700 Pengemudi Serukan Persatuan Bangsa
    22 Didampingi FERADI WPI, Korban BMT Dinar Mulia Jalani Pemeriksaan di Polda Jateng
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com