BSKDN Kemendagri Ingatkan Pemkab OKU Timur Tingkatkan Inovasi pada Sejumlah Aspek
Kamis, 01-08-2024 - 14:44:29 WIB
Baca juga:
   
 

Jakarta - Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU) Timur untuk meningkatkan inovasi pada sejumlah aspek, meliputi kecanggihan produk, keterisian pada variabel infrastruktur, hasil kreatif, dan kecepatan proses bisnis.

“Saya yakin ini masih bisa didorong agar lebih dimaksimalkan dengan bersinergi lintas OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang menyiapkan semua berkasnya,” ungkap Sekretaris BSKDN Noudy R.P. Tendean saat menerima kunjungan kerja Pemkab OKU Timur di Ruang Command Center BSKDN Kemendagri, Jakarta, Rabu (31/7/2024).

Sementara itu, dia juga mengingatkan Pemkab OKU Timur agar lebih teliti dalam menginput data inovasi ke sistem Indeks Inovasi Daerah (IID). Hal ini penting diperhatikan agar hasil penilaian inovasi daerah tersebut lebih maksimal. “Kami mendorong tentunya Kabupaten OKU Timur untuk bisa lebih inovatif,” jelas Noudy.

Dia membeberkan, hasil capaian IID Kabupaten OKU Timur pada tahun 2023 masih sangat minim dalam aspek variabel kecanggihan produk. Kondisi ini disebabkan rendahnya keterisian indikator online sistem, replikasi, dan penggunaan teknologi informasi pada pelaporan inovasi tahun 2023. Oleh karena itu, dia berharap, Pemkab OKU Timur lebih teliti dan cermat saat pengisian IID tahun 2024.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, berdasarkan data BSKDN, jumlah inovasi yang dikirim Pemkab OKU Timur pada 2023 sebanyak 72 inovasi dengan skor 44,18. Jumlah ini menempatkan kabupaten tersebut sebagai daerah inovatif dengan peringkat 205 dari 415 kabupaten. Namun, dirinya meyakini capaian ini masih bisa ditingkatkan mengingat pada 2020 Kabupaten OKU Timur berhasil berada pada peringkat 74 dari 415 kabupaten dengan predikat sangat inovatif. “Ini tentunya menjadi catatan bagi kita untuk semangat lagi [dalam meningkatkan inovasi],” ungkapnya.

Di sisi lain, Noudy mengingatkan Pemkab OKU Timur agar memperhatikan sebaran kematangan inovasi. Berkaca dari data 2023, masih terdapat 36,44 persen indikator tidak terisi atau tidak sesuai. Oleh karena itu, ketelitian dalam mengisi data sangat dibutuhkan. Namun dirinya juga mengingatkan agar pengisian tersebut tidak dilakukan secara asal, tapi dapat dipertanggungjawabkan.

“Diisi secara valid, kemudian evidence-nya ada ketika tim melakukan verifikasi lapangan dokumen-dokumen pendukungnya ada, ini perlu menjadi catatan agar di tahun 2024 tidak ada lagi yang tidak terisi atau tidak sesuai,” jelasnya.

Tak lupa, Noudy juga mengimbau Pemkab OKU Timur agar memanfaatkan aplikasi Tuxedovation untuk meningkatkan inovasi daerah. Aplikasi milik BSKDN ini sebagai bentuk komitmen Kemendagri dalam memfasilitasi, menstimulasi, dan mendiseminasikan berbagai inovasi yang dilakukan pemerintah daerah (Pemda). Melalui aplikasi tersebut, Pemda dapat belajar sekaligus mereplikasi praktik inovasi dari daerah lain.

(Rls)




 
Berita Lainnya :
  • Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
  • Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
  • Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
  • Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
  • Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    02 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    03 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    04 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    05 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    06 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    07 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    08 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    09 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    10 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    11 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    12 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    13 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
    14 Bupati Asmar Tinjau Progres Tanjung Samak–Tanjung Kedabu Sepanjang 1,4 Kilometer
    15 Workshop Pengelolaan Sampah, Pemda Belajar Menyeimbangkan Biaya dan Kemampuan Warga
    16 Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan
    17 Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, PMII Minta Pengawasan Internal PDAM Palopo Diperiksa
    18 Babinsa Peleman Perkuat Kedekatan dengan Peternak Kambing di Desa
    19 Tiga Wajah Kejahatan Digital Terkuak, Polres Tebing Tinggi Bongkar Judol dan Revenge Porn
    20 Kemendagri Sinkronkan PSN Pantura Jawa dengan Tata Ruang Daerah di Jawa Tengah
    21 Doa Kebangsaan Lintas Agama Warnai Harlah Ke-5 RBPI, 700 Pengemudi Serukan Persatuan Bangsa
    22 Didampingi FERADI WPI, Korban BMT Dinar Mulia Jalani Pemeriksaan di Polda Jateng
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com