IDSF Bedah Ekonomi Digital Indonesia, Sampaikan 3 Rekomendasi untuk Akselerasi Pengembangan
Kamis, 28-03-2024 - 08:16:36 WIB
Baca juga:
   
 

Jakarta - Ekonomi digital di Indonesia tumbuh progresif dalam 5 tahun terakhir dan masih memiliki potensi besar untuk terus berkembang ke depannya.

Hal itu disampaikan Indonesia Digital Forum Society (IDSF) dalam webinar series: Pengembangan Ekosistem Ekonomi Digital di Indonesia yang diikuti para pelaku ekonomi digital nasional, Senin 25 Maret 2024.

Webinar itu menghadirkan dua pembicara yakni Founder IDSF Muhammad Awaluddin dan Direktur Utama PT Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi.

Founder IDSF Muhammad Awaluddin menyampaikan bahwa pelaku ekonomi digital di Indonesia terbagi dalam tiga bagian.

“Layer pertama adalah industri ICT (Information and Communication Technology) yang meliputi penyedia hardware, software perangkat telekomunikasi dan layanan IT.”

“Lalu layer kedua adalah industri yang memanfaatkan teknologi digital seperti media sosial dan penyedia layanan internet. Kemudian, layer ketiga adalah kegiatan ekonomi yang didukung teknologi digital seperti e-commerce,” ujar Muhammad Awaluddin.

Selama 5 tahun terakhir, para pelaku mampu terus tumbuh dan membawa Indonesia sebagai salah satu negara terdepan di sektor ekonomi digital dunia. Salah satu indikatornya adalah Indonesia berada di peringkat 2 negara di dunia dengan jumlah startup terbanyak, berdasarkan data dari Buku Putih Strategi Nasional Pengembangan Ekonomi Digital 2030.

Muhammad Awaluddin menuturkan bergeliatnya ekonomi digital di Indonesia ini berkat peran pemerintah melalui pembangunan infrastruktur digital, kebijakan digital dan edukasi digital. Sektor swasta juga berkontribusi melalui pembangunan ekosistem digital, pembentukan tenaga kerja ahli, serta edukasi kepada pelanggan.

Bergairahnya ekonomi digital di Indonesia juga menjangkau sektor-sektor utama yakni sektor keuangan, sektor pariwisata & industri kreatif, sektor perdagangan, sektor perindustrian dan sektor pendidikan.

“Sektor-sektor utama itu saat ini sudah menggunakan teknologi digital dalam lini operasional dan pelayanan,” jelas Muhammad Awaluddin.

*Tantangan dan strategi pengembangan*
Sejumlah indikator menunjukkan bahwa Indonesia adalah salah satu negara dengan ekonomi digital terbesar di dunia. Namun demikian, masih ada tantangan yang harus dihadapi.

Muhammad Awaluddin mengungkapkan tantangan bagi ekonomi digital di Indonesia adalah infrastruktur digital yang belum optimal.

“Infrastruktur digital belum optimal, seperti masih rendahnya kecepatan broadband. Pertumbuhan pusat data dan ekosistem juga masih tertahan. Lalu, konten dan aplikasi lokal masih minim.”

Tantangan lainnya adalah terbatasnya ketersediaan SDM di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Sejalan dengan ini, IDSF menilai pengembangan ekonomi digital dilakukan dengan enam pilar utama, yaitu: Infrastruktur; Sumber Daya Manusia; Iklim Bisnis dan Keamanan Siber; Penelitian, Inovasi, dan Pengembangan Usaha; Pendanaan dan Investasi; serta Kebijakan dan Regulasi.

Di dalam webseries ini, Muhammad Awaluddin juga memaparkan kerangka kerja (framework) yang disusun IDSF berdasarkan tantangan yang ada, sebagai masukan untuk menjalankan transformasi ekonomi digital di Indonesia.  

Framework ini diawali adanya Kepemimpinan Digital (Digital Leadership).

“Digital Leadership merupakan domain dari pemerintah dan juga publik. Melalui Digital Leadership akan ada visi & misi pengembangan ekonomi digital, kebijakan regulasi, dan pendanaan oleh pemerintah maupun swasta,” jelas Muhammad Awaluddin.

Kemudian, Digital Leadership tersebut akan mengarahkan Sumber Daya Digital (Digital Resources) di sisi hulu, dan hilirisasi Layanan Digital (Digital Services).

*Rekomendasi*
Sejalan dengan framework tersebut, Muhammad Awaluddin memaparkan IDSF menyampaikan 3 rekomendasi yang dapat dijalankan agar pertumbuhan ekonomi digital dapat diakselerasi dan berkelanjutan.

rekomendasi _Pertama_, agar Indonesia konsisten dalam arah kebijakan dan strategi pengembangan infrastruktur digital untuk Visi Indonesia Digital 2045.

“Fokus pada pengembangan strategi digital dengan beberapa arah utama, termasuk pe1ningkatan konektivitas internet, digitalisasi sektor ekonomi tradisional, peningkatan literasi digital dan investasi dalam inovasi teknologi,” ujar Muhammad Awaluddin.

Kemudian, rekomendasi _Kedua_ adalah percepatan penerapan arah Industry 4.0 melibatkan integrasi teknologi seperti Internet of Things (IoT), kecerdasaran buatan (AI), big data dan robotika untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas di sektor industri.

Rekomendasi _Ketiga_ adalah membentuk talenta digital juara dengan mempertimbangkan antara lain aksesibilitas pendidikan digital, kolaborasi industri dan pendidikan serta menumbuhkan kesadaran dan minat digital.

(As)




 
Berita Lainnya :
  • Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
  • Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
  • Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
  • Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
  • Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    02 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    03 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    04 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    05 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    06 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    07 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    08 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    09 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    10 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    11 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    12 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    13 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
    14 Bupati Asmar Tinjau Progres Tanjung Samak–Tanjung Kedabu Sepanjang 1,4 Kilometer
    15 Workshop Pengelolaan Sampah, Pemda Belajar Menyeimbangkan Biaya dan Kemampuan Warga
    16 Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan
    17 Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, PMII Minta Pengawasan Internal PDAM Palopo Diperiksa
    18 Babinsa Peleman Perkuat Kedekatan dengan Peternak Kambing di Desa
    19 Tiga Wajah Kejahatan Digital Terkuak, Polres Tebing Tinggi Bongkar Judol dan Revenge Porn
    20 Kemendagri Sinkronkan PSN Pantura Jawa dengan Tata Ruang Daerah di Jawa Tengah
    21 Doa Kebangsaan Lintas Agama Warnai Harlah Ke-5 RBPI, 700 Pengemudi Serukan Persatuan Bangsa
    22 Didampingi FERADI WPI, Korban BMT Dinar Mulia Jalani Pemeriksaan di Polda Jateng
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com