Keluarga Besar Yayasan Al Mujahidin Samsuri Losari Rawalo Ikuti Pelatihan Jurnalistik, Menulis Itu Amal Jariyah
Senin, 05-02-2024 - 10:13:47 WIB
Baca juga:
   
 

Banyumas - Yayasan Al Mujahidin Samsuri, Pondok Pesantren (PP) Al Mujahidin Desa Losari, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah menggelar diskusi, pelatihan jusnalistik dan menulisan berita pada media cetak dan media online, di aula PP Al Mujahidin, Sabtu (03/02/2024).

Pelatihan dibuka oleh Pengasuh PP Mujahidin KH. Achmad Sobirin Samsuri dalam hal ini diwakili oleh Ketua Panitia Dr. Misbahur Surur, M.S.I., dan materinya disajikan Aktifis Media dari Harian Jateng Kabar Daerah, Djarmanto.

Pembukaan pelatihan yang berlangsung sederhana, dihadiri Pengasuh dan Pengurus PP Al Mujahidin beserta santri, Dewan Guru, Tata Usaha, Murid-murid Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan juga dari Madrasah Aliyah (MA) NU Al Mujahidin, dan tamu undangan lainnya.

Dr. Misbahur Surur, M.S.I., dalam sambutannya menyampaikan, Apresiasi dan terima kasih kepada Yayasan, Madrasah, Narasumber, dan semua pihak yang ikut mensukseskan kegiatan ini, dan mohon maaf atas segala kekurangan dalam pelaksanaanya,

Ia juga menuturkan, bahwa menulis merupakan salah satu ibadah amal jariyah, dengan niat ibadah maka akan memudahkan kita dalam menulis berita yang menarik baik dan benar.

Supaya keinginan tim publikasi Al Mujahidin dan murid-murid itu tercapai sesuai harapan, minimal bisa menulis berita press release, terutama berita di Pondok Pesantren dan Madrasah, dan kedepan pelatihan jurnalistik akan dilaksanakan secara berkesinambungan baik secara online maupun offline.

"Pelatihan ini tidak hanya diadakan sekali ini saja, tapi akan dilaksanakan secara berkesinambungan sampai Tim Publikasi Al Mujahidin dan murid-murid yang berkeinginan menjadi penulis berita bisa terpenuhi, minimal menulis berita press release," jelasnya.

Bagi Santri dan murid yang sudah bisa menulis berita press release, hasil karyanya akan dituangkan pada website, buletin dan majalah yang akan diterbitkan Yayasan bersama Pondok Pesantren Al Mujahidin, MTs dan MA Al Mujahidin.

"Sekarang website yang ada diisi oleh dewan guru khususnya guru Teknologi Informasi (TI), ke depannya kita berharap website Yayasan ini yang menaungi Pondok Pesantren, MTs, MA, PAUD, TPQ, Madin dapat terus menyajikan berita up to date yang diisi oleh tim publikasi, santri dan murid yang tengah mengikuti pelatihan jurnalistik," harap Misbahur Surur.

Narasumber Djarmanto, dalam penyampaian materinya mengatakan bahwa menjadi penulis berita itu tidak sulit dan tidak berat. Disamping banyak belajar dan rajin membaca, kuncinya adalah kemauan dan keinginan yang kuat. Bila kemauan dan keinginan yang kuat sudah ada, tidak ada yang sulit dan tidak ada yang berat. Tapi kalau karena terpaksa, atau karena perintah, menulis berita memang sulit dan rumit.

Disamping banyak belajar dan rajin membaca serta kemauan dan keinginan yang kuat, untuk memudahkan menulis berita, penulis harus menguasai lokasi, situasi dan kondisi objek yang akan diberitakan.

Yang tidak kalah pentingnya, dalam menulis sebuah berita, beritanya harus memenuhi rumus penulisan standar jurnalistik, 5W+1H. Rumus penulisan standar jurnalistik yang merupakan enam rangkaian pertanyaan itu, What? (apa), Where? (dimana), When? (bila), Why? (mengapa), Who? (siapa) dan How? (bagaimana), urai Djarmanto.

Diakhir pelatihan, seluruh peserta diberi kesempatan menulis berita tentang pelatihan yang dilaksanakan dan yang terbaik langsung dikirimkan ke beberapa redaksi media online oleh.

Dalam waktu singkat, Menurut Djarmanto, dari semua peserta yang hadir, diakhir kegiatan semua diwajibkan untuk langsung belajar menulisan berita tentang kegiatan hari ini, sebagian besar sudah memenuhi 5W + 1H.

(Humas Yayasan Al Mujahidin Samsuri/Fida/Djarmanto-YF2DOI)




 
Berita Lainnya :
  • Integrasi Data K/L Jadi Kunci Pembangunan Tepat Sasaran, Ini Penjelasan Mendagri
  • Dugaan Intimidasi dalam Kasus Sengketa Tanah, Warga Medan Minta Kapolri Turun Tangan
  • FERADI WPI Kembangkan Pelatihan Hukum Daring dan Pendidikan Profesi Advokat
  • Gebosan Emas di Nagajuang, Kapolsek Siabu Iptu A.J. Nasution Belum Beri Penjelasan
  • Kodam II/Sriwijaya Evaluasi Kerja Sama TNI AD dengan Perbankan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Integrasi Data K/L Jadi Kunci Pembangunan Tepat Sasaran, Ini Penjelasan Mendagri
    02 Dugaan Intimidasi dalam Kasus Sengketa Tanah, Warga Medan Minta Kapolri Turun Tangan
    03 FERADI WPI Kembangkan Pelatihan Hukum Daring dan Pendidikan Profesi Advokat
    04 Gebosan Emas di Nagajuang, Kapolsek Siabu Iptu A.J. Nasution Belum Beri Penjelasan
    05 Kodam II/Sriwijaya Evaluasi Kerja Sama TNI AD dengan Perbankan
    06 Prof. Zudan: BKN Siap Bantu Penerapan Manajemen Talenta ASN di Banggai Laut dan Banggai Kepulauan
    07 Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Gorontalo Perkuat Sinergi dengan Kalangan Akademisi UNG
    08 Cegah Tabrakan Maut di Jalinsum, Kapolres Sergai Turun Langsung Pasang Stiker Pemilik Kendaraan
    09 Tak Sesuai Sistem Merit, BKN Tegaskan Pengisian Jabatan ASN Sulbar Harus Segera Dibenahi
    10 Sat Lantas Polres Tebing Tinggi Ops Patuh Toba 2026 di Titik Rawan Macet dan Kecelakaan
    11 Audiensi dengan Kemendikdasmen, Bupati Asmar Perjuangkan Kelanjutan Revitalisasi 72 Sekolah di Meranti
    12 Polres Sergai Ungkap Kasus Pupuk Palsu Bermerek Naga Mas dan Penyalahgunaan BBM
    13 Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
    14 Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
    15 Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
    16 Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
    17 Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
    18 Kawal Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kedawung Bantu Panen Padi Bersama Petani Desa Pengkok
    19 Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
    20 Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
    21 Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
    22 Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com