Dua Akademisi Kota Semarang Minta Masyarakay Menjunjung Tnggi Demokrasi & Menciptakan Pemilu Damai
Sabtu, 03-02-2024 - 14:22:36 WIB
Baca juga:
   
 

Semarang - Menyambut pesta demokrasi di tahun politik saat ini, diharapkan masyarakat jeli dan cerdas dalam memilih pemimpin bangsa, menjunjung tinggi nilai demokrasi serta menciptakan pemilu damai dan aman.

Hal tersebut, dikatakan oleh dua Akademisi dari dua universitas di Kota Semarang yakni Dr. Tri Leksono Prihandoko, S.kom.,M.P.d.,Kons Wakil Rektor II Universitas IVET dan Dr. Hardi Winoto, M.Si Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Semarang.

Dikatakan Tri Leksono, pada pemilu 2024 ini, banyak pemilih dikalangan muda generasi milenial yang harus diberikan edukasi agar tidak golput dan cerdas dalam memilih pemimpin Bangsa.

"Edukasi politik untuk generasi muda sangat dibutuhkan, khususnya pada pesta demokrasi ditahun ini. Milenial harus memberikan sumbangsih positif untuk keberlangsungan demokrasi secara baik. Salah satunya tidak golput dan cerdas memilih pemimpin yang diharapkan bangsa dan negara," terangnya.

Lebih lanjut Dr Tri Leksono, menegaskan, jika milenial yang mempunyai hak pilih dan menggunakan hak pilihya dengan baik (tidak golput), maka demokrasi berjalan sempurna.

"Karena generasi muda adalah estafet demokrasi dimasa yang akan datang, jadi jika sejak muda sudah mampu turut andil dalam pesta demokrasi menggunakan hak pilihnya dengan baik, maka kedepan nilai demokrasi tersebut akan terjaga dengan baik," pungkasnya.

Senada Hardi Winoto menegaskan, pada lingkungan kampus harus tetap menjaga netralitas dan membebaskan para peserta didik untuk memilih pandangan poliknya masing - masing.

"Agar proses demokrasi berjalan lancar pada pemilu 2024 ini, akademisi, intelektual, peserta didik dan masyarakat semua segmen harus mampu bersama - sama menjunjung tinggi nilai demokrasi dan menciptakan pemilu damai," ujarnya.

Dijelaskan, beda pilihan dan pandangan politik boleh saja asal tidak menjadi lawan atau musuh berkelanjutan.

"Karena nilai tertinggi dari demokrasi adalah saling menghargai, meski berbeda pandangan. Di lima tahun ini, Indonesia telah menunjukan sebagai bangsa besar dan kuat yang mampu mengentaskan kesulitan, salah satunya pada saat pandemi covid 19," tutup Dr Hardi Winoto, M.Si.

(Rilis)




 
Berita Lainnya :
  • Integrasi Data K/L Jadi Kunci Pembangunan Tepat Sasaran, Ini Penjelasan Mendagri
  • Dugaan Intimidasi dalam Kasus Sengketa Tanah, Warga Medan Minta Kapolri Turun Tangan
  • FERADI WPI Kembangkan Pelatihan Hukum Daring dan Pendidikan Profesi Advokat
  • Gebosan Emas di Nagajuang, Kapolsek Siabu Iptu A.J. Nasution Belum Beri Penjelasan
  • Kodam II/Sriwijaya Evaluasi Kerja Sama TNI AD dengan Perbankan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Integrasi Data K/L Jadi Kunci Pembangunan Tepat Sasaran, Ini Penjelasan Mendagri
    02 Dugaan Intimidasi dalam Kasus Sengketa Tanah, Warga Medan Minta Kapolri Turun Tangan
    03 FERADI WPI Kembangkan Pelatihan Hukum Daring dan Pendidikan Profesi Advokat
    04 Gebosan Emas di Nagajuang, Kapolsek Siabu Iptu A.J. Nasution Belum Beri Penjelasan
    05 Kodam II/Sriwijaya Evaluasi Kerja Sama TNI AD dengan Perbankan
    06 Prof. Zudan: BKN Siap Bantu Penerapan Manajemen Talenta ASN di Banggai Laut dan Banggai Kepulauan
    07 Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Gorontalo Perkuat Sinergi dengan Kalangan Akademisi UNG
    08 Cegah Tabrakan Maut di Jalinsum, Kapolres Sergai Turun Langsung Pasang Stiker Pemilik Kendaraan
    09 Tak Sesuai Sistem Merit, BKN Tegaskan Pengisian Jabatan ASN Sulbar Harus Segera Dibenahi
    10 Sat Lantas Polres Tebing Tinggi Ops Patuh Toba 2026 di Titik Rawan Macet dan Kecelakaan
    11 Audiensi dengan Kemendikdasmen, Bupati Asmar Perjuangkan Kelanjutan Revitalisasi 72 Sekolah di Meranti
    12 Polres Sergai Ungkap Kasus Pupuk Palsu Bermerek Naga Mas dan Penyalahgunaan BBM
    13 Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
    14 Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
    15 Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
    16 Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
    17 Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
    18 Kawal Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kedawung Bantu Panen Padi Bersama Petani Desa Pengkok
    19 Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
    20 Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
    21 Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
    22 Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com