Aek Singolot Meluap, Hanyutkan Puluhan Pondok Santri
Kamis, 21-12-2023 - 08:14:38 WIB
Baca juga:
   
 

Purba Baru - Aek Singolot yang mengalir melintasi Desa Purba Baru, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meluap dan menghanyutkan puluhan pondok santri Pesantren Musthafawiyah yang berada di bantaran sungai tersebut, Rabu (20/12) malam sekitar pukul 21.00. WIB.

Kepala Desa Purba Baru Asran mengatakan, kejadian ini merupakan yang terparah sepanjang pengetahuannya. Meski demikian belum ada laporan adanya korban jiwa atau santri yang hanyut. "Di belakang rumah ini ada puluhan pondok santri dan musala, itu hanyut semua. Terus di hilir ada satu rumah warga yang juga terdampak," katanya.

Asran menuturkan, tingginya debit air akibat hujan deras selepas Magrib ditengarai menjadi penyebab banjir. "Ini sudah mulai surut. Tadi tinggi air satu meter lebih dari posisi sekarang," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina Mukhsin Nasution yang ditemui di lokasi mengaku pihaknya langsung bergerak menuju Desa Purba Baru begitu mendapatkan informasi adanya banjir. "Kami dan Basarnas langsung ke lokasi untuk melakukan evakuasi santri yang ada di seberang sungai," katanya.

Mukhsin menambahkan, pihaknya masih melakukan pendataan jumlah pasti pondok yang terbawa arus sungai. "Kami masih fokus mengevakuasi santri sebelum dilakukan pendataan untuk memperoleh data pasti, kami taksir sekitar 30 pondok hanyut," tuturnya.

Tim BPBD dan Basarnas, jelas Mukhsin, akan tetap berada di lokasi untuk melakukan pemantauan. "Kami rencana akan di sini sampai pagi sembari melakukan pendataan bersama pihak pesantren," terangnya.

Terkait korban jiwa, Mukhsin belum bisa memastikan. Namun, sampai berita ini dilansir hanya ada satu santri yang dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan karena wajahnya tergores seng pondok saat berupaya menyelamatkan diri. "Kami masih menunggu pendataan dari pesantren karena mereka yang mengetahui jumlah santri," tutupnya.

Sedangkan Zuhri Mustafa Nasution, mewakil pesantren menerangkan telah dilakukan evakuasi santri yang pondoknya hanyut. "Itu sudah kami arahkan ke lokal yang di sana. Para guru juga sudah ada di sini untuk membantu," tuturnya.

Berdasarkan keterangan sementara, kata Zuhri, belum ada laporan santri yang hilang atau hanyut. "Alhamdulillah, sampai sekarang belum ada laporan, itu makanya santri yang bermukim di Banjar Manggis dikumpulkan dulu," sebutnya.

Dia berharap Aek Singolot yang sempat meluap secepatnya surut dan normal sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua santri, para santri, dan masyarakat. "Kita doakan agar sungai surut," harapnya.

Wakil Bupati Atika Azmi yang turun langsung ke lokasi mengatakan pemerintah untuk sementara masih tahap peninjauan dan pendataan dengan harapan tidak ada korban jiwa. "Kurang lebih 30 unit pondok santri hanyut. Kami mengajak masyarakat untuk sama-sama berdoa tidak ada korban jiwa. Kalau kerugian materil tentu bisa diatasi," katanya, Kamis (21/12/2023).

Dengan kondisi cuaca seperti ini, wabup berharap masyarakat yang berada di sekitar bantaran sungai untuk waspada. "Termasuk yang berada di muara sungai ini, bukan hanya masyarakat Purba Baru dan santri," sebutnya.

Salah satu desa yang menjadi perhatian wabup di tengah intensitas hujan seperti saat ini adalah Desa Muara Batang Angkola di Kecamatan Siabu yang merupakan muara sungai. "Kami mengajak masyarakat berdoa, mudah-mudahan kita diberikan keselamatan," harapnya.

Terhadap para santri, dia mengaku telah berkoordinasi dengan pihak pesantren agar disampaikan imbauan sehingga tidak ada yang mendekati aliran sungai.

Pantauan di lokasi, ribuan santri turun ke jalan untuk memastikan rekan-rekannya yang ada di Banjar Manggis selamat. Bahkan, masjid pesantren itu sempat dipenuhi santri karena dijadikan tempat evakuasi sementara beberapa santri yang pondoknya hanyut.

(Magrifatulloh)




 
Berita Lainnya :
  • Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
  • Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
  • Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
  • Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
  • Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    02 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    03 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    04 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    05 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    06 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    07 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    08 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    09 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    10 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    11 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    12 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    13 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
    14 Bupati Asmar Tinjau Progres Tanjung Samak–Tanjung Kedabu Sepanjang 1,4 Kilometer
    15 Workshop Pengelolaan Sampah, Pemda Belajar Menyeimbangkan Biaya dan Kemampuan Warga
    16 Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan
    17 Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, PMII Minta Pengawasan Internal PDAM Palopo Diperiksa
    18 Babinsa Peleman Perkuat Kedekatan dengan Peternak Kambing di Desa
    19 Tiga Wajah Kejahatan Digital Terkuak, Polres Tebing Tinggi Bongkar Judol dan Revenge Porn
    20 Kemendagri Sinkronkan PSN Pantura Jawa dengan Tata Ruang Daerah di Jawa Tengah
    21 Doa Kebangsaan Lintas Agama Warnai Harlah Ke-5 RBPI, 700 Pengemudi Serukan Persatuan Bangsa
    22 Didampingi FERADI WPI, Korban BMT Dinar Mulia Jalani Pemeriksaan di Polda Jateng
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com