Ditjen Bina Adwil Kemendagri Gelar TMOT untuk Lahirkan Grand Master Penguatan Kecamatan
Kamis, 02-11-2023 - 17:12:31 WIB
Baca juga:
   
 

Jakarta - Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Training Master of Trainers (TMOT) dalam Penguatan Penyelenggaraan Desa/Frontline Service Delivery P3PD Sub Komponen 1D. Kegiatan ini mengundang 115 calon Master of Trainer yang terdiri dari 50 peserta daerah dan 65 peserta pusat dengan pilot program 60 kabupaten/kota di 10 provinsi dengan target penguatan 1.007 kecamatan.

“TMOT ini untuk menciptakan grand master atau tenaga pelatih yang nantinya melatih tenaga pelatih lainnya di tingkat yang berbeda.  Maka materi yang dilatihkan pada kegiatan ini tidak hanya akan berfokus kepada modul pelatihan saja. Tetapi juga akan mendiskusikan mengenai hal-hal teknis seperti desain program pelatihan, metode dan strategi pengajaran, manajemen kelas dan pengelolaan peserta, penanganan konflik dalam kelas,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Adwil Safrizal ZA saat membuka kegiatan tersebut di Jakarta, Senin (30/10/2023).

Safrizal menjelaskan, TMOT merupakan upaya untuk meningkatkan kompetensi tenaga pelatih bagi aparatur kabupaten dalam mendukung program penguatan kecamatan terhadap tata kelola kualitas penyelenggaraan desa. Dengan demikian, nantinya bakal tercipta pelayanan dasar yang optimal di desa. Melalui kegiatan ini, pelatih dari provinsi/kabupaten diharapkan dapat memahami metode pelatihan yang tepat diterapkan di masing-masing daerah. Dengan begitu, kegiatan pelatihan nantinya dapat berjalan maksimal, sehingga aparatur kecamatan bisa menjalankan fungsi pembinaan dan pengawasan yang tidak sebatas administratif tetapi lebih ke arah substantif.

“Nantinya, output dari program P3PD Sub Komponen 1D yaitu peningkatan kualitas belanja desa.  Program ini juga melibatkan para UPT Pendidikan, UPT Kesehatan, serta Pendamping/Penyuluh Desa di 1.007 kecamatan sebagai daerah target yang mempunyai fokus terhadap masukan atas layanan dasar,” jelasnya.

Safrizal menuturkan, terbitnya Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa telah mengubah konstruksi pengaturan dan tata kelola penguatan kelembagaan pemerintahan desa dan pemberdayaan masyarakat desa. Kebijakan ini diterapkan agar terciptanya desa yang mandiri dengan memanfaatkan dan menggali potensi lokal sesuai kewenangan yang diberikan. Kebijakan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa melalui penguatan pemerintahan desa menjadi titik strategis menuju masyarakat sejahtera di tingkat perdesaan.

“Pemerintah Indonesia bersama Bank Dunia sedang mengembangkan sistem dan memperkuat institusi untuk meningkatkan implementasi UU Desa melalui Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) untuk meningkatkan kualitas belanja di 74.953 desa di Indonesia,” terangnya.
 
Lebih lanjut, Safrizal menekankan, P3PD dikembangkan salah satunya karena anggaran pemerintahan desa sebagian besar masih digunakan untuk pembiayaan administrasi dan infrastruktur. Sementara belanja untuk pengembangan sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi, serta kegiatan pendidikan dan kesehatan masih sangat rendah, sehingga dampak pembangunan belum signifikan. P3PD Sub Komponen 1D merupakan kegiatan pilot program yang dilaksanakan oleh Ditjen Bina Adwil Kemendagri.

“P3PD Sub Komponen 1D bertujuan untuk menyinergikan konsepsi pembangunan berdasarkan prakarsa dari masyarakat (bottom-up) dengan program/kegiatan yang ditetapkan oleh pemerintah, sehingga menghasilkan keseimbangan antara demand dan supply pelayanan dasar di perdesaan. Program ini difokuskan untuk membina pemerintah desa agar dapat melakukan belanja pemerintah desa yang berkualitas untuk memperbaiki layanan dasar masyarakat desa,” ajaknya.  

Sebagai informasi, kegiatan yang berlangsung sejak 30 Oktober hingga 4 November ini menghadirkan sejumlah narasumber. Mereka di antaranya Staf Ahli Menteri Bidang Pembangunan dan Kemasyarakatan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) serta Dosen Universitas Terbuka/Senior Advisor World Bank. Selain itu ada pula pengayaan materi selama 5 hari dalam 3 kelas oleh Tim Pelatih dari perwakilan Ditjen Bina Adwil, National Management Consultant (NMC), dan Tenaga Ahli Sekretariat P3PD PIU 1D.

Selain itu, kegiatan ini melibatkan peserta dari Kemendes PDTT; Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan; Widyaiswara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri; Ditjen Bina Adwil Kemendagri; NMC; dan 10 provinsi yang menjadi daerah target piloting Sub Komponen 1D. (Rls)




 
Berita Lainnya :
  • Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
  • Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
  • Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
  • Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
  • Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
    02 Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
    03 Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
    04 Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
    05 Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
    06 Kawal Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kedawung Bantu Panen Padi Bersama Petani Desa Pengkok
    07 Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
    08 Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
    09 Wabup Meranti Muzamil Baharudin Jabat Kabid Hubungan Antar Lembaga IMI Riau 2026-2030
    10 Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
    11 Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
    12 Babinsa Kemlayan Rutin Sambang Warga Jaga Kondusifitas Wilayah
    13 LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
    14 Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
    15 H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
    16 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    17 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    18 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    19 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    20 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    21 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    22 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com