Integrasi Data K/L Jadi Kunci Pembangunan Tepat Sasaran, Ini Penjelasan Mendagri
Kamis, 05-11-2026 - 18:04:05 WIB
Mendagri, Muhammad Tito Karnavian saat menghadiri Sosialisasi UU Satu Data Indonesia di kantor PPN/Bappenas, Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Baca juga:
   
 

 


Jakarta, - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menilai Undang-Undang (UU) tentang Satu Data Indonesia (SDI) menjadi solusi untuk mengintegrasikan sistem elektronik dan aplikasi yang selama ini digunakan masing-masing kementerian dan lembaga (K/L).


Melalui pendekatan interoperabilitas, sistem data antar-K/L diharapkan dapat saling terhubung dan bertukar informasi secara otomatis. 


Integrasi tersebut juga dinilai dapat mempermudah pemerintah daerah (Pemda) dalam menyusun perencanaan pembangunan di tingkat desa, kabupaten/kota, hingga provinsi.


Hal itu disampaikan Tito saat menghadiri Sosialisasi UU Satu Data Indonesia di Kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Jakarta, Kamis (5/11/2026).


Menurut Tito, selama ini masih terdapat kesenjangan konektivitas data antarkementerian dan lembaga. Karena itu, interoperabilitas menjadi salah satu aspek penting dalam penerapan UU Satu Data Indonesia.


"Ada satu missing link [koneksi antardata K/L] di situ. Sehingga kalau kami berpendapat, satu data ini mungkin fokusnya di interoperabilitas itu," kata Tito.


Ia menjelaskan, integrasi data dapat meningkatkan kualitas perencanaan dan evaluasi pembangunan. Data Badan Pusat Statistik (BPS), seperti inflasi dan pengelompokan desil, misalnya, dapat dihubungkan dengan data program kementerian terkait, termasuk Kementerian UMKM, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pekerjaan Umum, serta Kementerian Pertanian.


Data tersebut selanjutnya dapat dipadukan dengan data pemerintah daerah untuk menentukan program dan intervensi pembangunan yang lebih tepat sasaran.


"Kami melihat bahwa untuk memutus kesulitan-kesulitan itu, inilah pentingnya kita mengintegrasikan semua pemilik data. Ini diintegrasikan dalam satu sistem, yaitu Satu Data Indonesia," ujarnya.


Meski mendukung kebijakan tersebut, Tito mengingatkan tiga hal yang perlu diperhatikan dalam implementasinya.


Pertama, integrasi data harus tetap memperhatikan batas kewenangan masing-masing kementerian dan lembaga sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. 


Kedua, pertukaran data harus menjamin keamanan negara, terutama terhadap informasi sensitif. Ketiga, aspek keamanan siber perlu menjadi perhatian untuk mencegah potensi ancaman terhadap sistem dan data pemerintah


"Kami kira demikian, kami dari Kemendagri tentu mendukung sepenuhnya Undang-Undang Satu Data Indonesia," tutupnya.


Acara tersebut turut dihadiri Ketua Badan Legislasi DPR RI Bob Hasan, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri PANRB Rini Widyantini, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Nugroho Sulistyo Budi, serta sejumlah pejabat terkait.


(**)


 




 
Berita Lainnya :
  • Bupati Asmar Jajaki Investasi Sagu Meranti, Bidik Pasar Jepang
  • Integrasi Data K/L Jadi Kunci Pembangunan Tepat Sasaran, Ini Penjelasan Mendagri
  • Dugaan Intimidasi dalam Kasus Sengketa Tanah, Warga Medan Minta Kapolri Turun Tangan
  • FERADI WPI Kembangkan Pelatihan Hukum Daring dan Pendidikan Profesi Advokat
  • Gebosan Emas di Nagajuang, Kapolsek Siabu Iptu A.J. Nasution Belum Beri Penjelasan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Bupati Asmar Jajaki Investasi Sagu Meranti, Bidik Pasar Jepang
    02 Integrasi Data K/L Jadi Kunci Pembangunan Tepat Sasaran, Ini Penjelasan Mendagri
    03 Dugaan Intimidasi dalam Kasus Sengketa Tanah, Warga Medan Minta Kapolri Turun Tangan
    04 FERADI WPI Kembangkan Pelatihan Hukum Daring dan Pendidikan Profesi Advokat
    05 Gebosan Emas di Nagajuang, Kapolsek Siabu Iptu A.J. Nasution Belum Beri Penjelasan
    06 Kodam II/Sriwijaya Evaluasi Kerja Sama TNI AD dengan Perbankan
    07 Prof. Zudan: BKN Siap Bantu Penerapan Manajemen Talenta ASN di Banggai Laut dan Banggai Kepulauan
    08 Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Gorontalo Perkuat Sinergi dengan Kalangan Akademisi UNG
    09 Cegah Tabrakan Maut di Jalinsum, Kapolres Sergai Turun Langsung Pasang Stiker Pemilik Kendaraan
    10 Tak Sesuai Sistem Merit, BKN Tegaskan Pengisian Jabatan ASN Sulbar Harus Segera Dibenahi
    11 Sat Lantas Polres Tebing Tinggi Ops Patuh Toba 2026 di Titik Rawan Macet dan Kecelakaan
    12 Audiensi dengan Kemendikdasmen, Bupati Asmar Perjuangkan Kelanjutan Revitalisasi 72 Sekolah di Meranti
    13 Polres Sergai Ungkap Kasus Pupuk Palsu Bermerek Naga Mas dan Penyalahgunaan BBM
    14 Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
    15 Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
    16 Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
    17 Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
    18 Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
    19 Kawal Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kedawung Bantu Panen Padi Bersama Petani Desa Pengkok
    20 Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
    21 Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
    22 Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com