Meranti, - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar meninjau langsung progres pembangunan jalan tersebut bersama Kepala Dinas PUPR, jajaran Bidang Bina Marga, Camat Rangsang, serta sejumlah kepala desa se-Kecamatan Rangsang, Senin (2/11/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Asmar menjelaskan bahwa pembangunan jalan memiliki panjang sekitar 1,4 kilometer dengan lebar 6 hingga 7 meter. Proyek ini didanai melalui APBD Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun Anggaran 2026 dengan alokasi sekitar Rp4,8 miliar.
"Alhamdulillah, hari ini kami turun langsung ke lapangan untuk melihat progres pekerjaan jalan di Pulau Rangsang. Kita berharap pembangunan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses transportasi dan mobilitas hasil perkebunan," ujar Asmar.
Ia berharap pembangunan jalan tersebut dapat dilanjutkan hingga kawasan Desa Sungai Gayung Kiri sehingga masyarakat lebih mudah mengangkut hasil perkebunan untuk dipasarkan.
"Insyaallah, apabila anggaran memungkinkan, pembangunan ini akan kita lanjutkan sampai ke Gayung Kiri. Harapan kita, masyarakat semakin mudah membawa hasil kebunnya ke pasar dan perekonomian masyarakat Pulau Rangsang semakin meningkat," katanya.
Menanggapi perhatian masyarakat terhadap kondisi jalan yang sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial, Asmar menyatakan pemerintah daerah terbuka terhadap kritik dan masukan publik.
Menurutnya, kritik merupakan bagian dari partisipasi masyarakat dalam mengawasi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
"Kami terbuka terhadap kritik dan saran dari masyarakat. Silakan sampaikan pendapat, tetapi berikan juga saran-saran yang baik agar menjadi masukan bagi kami dalam menjalankan pemerintahan dan melaksanakan pembangunan," ungkapnya.
Terkait prioritas pembangunan infrastruktur pada 2027 di tengah keterbatasan fiskal daerah, Asmar mengatakan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) akan mengupayakan alokasi anggaran, termasuk melalui dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.
"Insyaallah, kita akan fokus pada pembangunan infrastruktur, terutama jalan-jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat. Kita berharap melalui perencanaan dan dukungan anggaran yang ada, pembangunan dapat terus dilaksanakan secara bertahap," jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Asmar juga menyampaikan rencana kedatangan sekitar 600 personel batalion ke Kecamatan Rangsang pada Januari mendatang. Ia berharap kehadiran satuan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi daerah dan masyarakat setempat.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kepulauan Meranti, Rahmat Kurnia, S.T., menjelaskan bahwa pembangunan ruas jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu memiliki target panjang sekitar 1,4 kilometer dengan lebar 6 hingga 7 meter.
Menurut Rahmat, ketebalan badan jalan disesuaikan dengan kondisi tanah di lapangan, berkisar antara 30 hingga 45 sentimeter.
"Kalau kondisi tanahnya masih keras, ketebalannya bisa sekitar 30 sentimeter. Namun, jika kondisi tanah berlumpur, bisa mencapai 45 sentimeter. Ini disesuaikan agar konstruksi jalan dapat memenuhi kebutuhan kondisi lapangan," jelasnya.
Rahmat yang akrab disapa Aang menambahkan, apabila pembangunan dilanjutkan pada tahap berikutnya, penanganan ruas jalan tersebut berpotensi diperpanjang sekitar 3 hingga 4 kilometer.
Selain di Kecamatan Rangsang, Dinas PUPR juga memprioritaskan penanganan sejumlah ruas jalan dengan kondisi rusak berat di wilayah lain, termasuk Kecamatan Pulau Merbau, Rangsang Pesisir, dan Rangsang Barat.
Aang juga menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur di kawasan Lukit akan mendapat dukungan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) PT ITA senilai sekitar Rp3,5 miliar.
Dana tersebut direncanakan untuk pembangunan jalan sepanjang kurang lebih 3 kilometer, termasuk pekerjaan jalan beton di Desa Sungai Tengah. Infrastruktur itu diharapkan dapat menunjang aktivitas masyarakat sekaligus mendukung operasional penyeberangan RoRo Lukit.
Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat setempat mengapresiasi Bupati Kepulauan Meranti yang telah meninjau langsung pembangunan jalan di wilayah mereka.
Ia mengatakan kondisi jalan yang sebelumnya rusak kini mulai membaik setelah dilakukan pembangunan. Pemerintah desa bersama masyarakat berharap peningkatan infrastruktur tersebut dapat dilanjutkan hingga menjangkau ruas jalan lainnya.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah meluangkan waktu untuk melihat langsung kondisi jalan di desa kami. Alhamdulillah, jalan yang sebelumnya rusak sekarang sudah mulai bagus. Kami berharap pembangunannya dapat dilanjutkan agar semakin banyak akses masyarakat yang terbantu," tuturnya.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap pembangunan infrastruktur jalan secara bertahap dapat memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil perkebunan, serta mendorong peningkatan perekonomian masyarakat, khususnya di Kecamatan Rangsang.
(Am)
Komentar Anda :