Medan, - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. mengajak insan pers dan seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi dalam mencegah dan memberantas peredaran narkoba di Sumatera Utara.
Ajakan tersebut disampaikan Sonny dalam kegiatan tatap muka bersama insan pers. Ia menegaskan, pemberantasan narkoba tidak cukup mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat, mulai dari lingkungan keluarga hingga komunitas sosial.
Menurutnya, pemberantasan narkoba menjadi salah satu dari empat program prioritas Polda Sumut sebagai penjabaran program Kapolri bertajuk "Polisi Bersama Masyarakat".
Sonny mengatakan, penyalahgunaan dan peredaran narkoba merupakan persoalan yang berdampak luas, tidak hanya terhadap individu, tetapi juga keluarga, generasi muda, dan kehidupan sosial masyarakat.
“Narkoba adalah musuh kita bersama. Kita tidak bisa hanya mengandalkan upaya represif dari kepolisian dan BNN. Pencegahan harus dilakukan bersama-sama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keluarga memiliki peran penting dalam mengawasi dan melindungi anggota keluarga dari pengaruh narkoba. Upaya tersebut perlu diperkuat melalui lingkungan pendidikan, organisasi keagamaan, komunitas masyarakat, serta kelompok sosial lainnya.
Kapolda juga mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat, mahasiswa, dan insan pers berperan aktif menyampaikan edukasi tentang bahaya narkoba. Menurutnya, penyuluhan perlu dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan keluarga, sekolah, kampus, tempat ibadah, dan masyarakat.
Di sisi lain, ia memastikan penegakan hukum terhadap jaringan peredaran narkoba tetap menjadi perhatian Polda Sumut. Sonny juga menegaskan bahwa anggota Polri yang terbukti terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.
“Minimal kita memiliki niat dan komitmen yang sama untuk memberantas kejahatan. Khusus narkoba, kita harus bergerak bersama karena ini menyangkut masa depan generasi kita,” tegasnya.
Sonny turut mengingatkan agar gerakan antinarkoba tidak berhenti pada deklarasi atau slogan, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata di lapangan. Karena itu, koordinasi antara jajaran kepolisian dan berbagai elemen masyarakat perlu diperkuat agar program pencegahan berjalan secara berkelanjutan.
Ia berharap insan pers dapat berkontribusi melalui pemberitaan yang akurat dan edukatif, sehingga masyarakat semakin memahami bahaya narkoba serta terdorong melaporkan informasi terkait dugaan peredaran narkotika kepada aparat berwenang.
Melalui sinergi tersebut, Polda Sumut mendorong penguatan pencegahan, peningkatan partisipasi masyarakat, dan penegakan hukum terhadap tindak pidana narkotika.
Kapolda menegaskan, pemberantasan narkoba membutuhkan komitmen dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat demi melindungi generasi muda serta menciptakan lingkungan yang aman dari peredaran gelap narkotika.
(**).
Komentar Anda :