Jakarta, - PT Energi Vertikal Indonesia (EVI) mengembangkan Trailer Generator Surya atau Mobile Independence Base, sistem penyediaan energi bergerak yang mengintegrasikan panel surya, baterai penyimpanan energi, inverter, dan teknologi manajemen daya. Solusi ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan listrik di sektor industri maupun residensial.
Perusahaan mengembangkan sistem tersebut untuk mendukung penyediaan listrik di lokasi yang membutuhkan sumber energi bergerak atau memiliki keterbatasan akses terhadap jaringan listrik.
EVI menyatakan telah memiliki satu unit Mobile Solar Genset berkapasitas 20 kVA yang siap digunakan. Pengembangan selanjutnya diarahkan pada integrasi teknologi energi surya, penyimpanan daya, dan sistem kelistrikan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
Direktur Pengembangan Bisnis PT Energi Vertikal Indonesia, Yudistira Mirhant, mengatakan pengembangan energi bergerak ditujukan untuk menjawab kebutuhan listrik yang beragam di sektor industri dan masyarakat.
“Melalui pengembangan Mobile Solar Genset atau Trailer Generator Surya, kami ingin menghadirkan solusi energi yang dapat digunakan sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan. Kami melihat potensi besar dalam integrasi tenaga surya, baterai, dan teknologi inverter untuk mendukung kemandirian energi, baik di sektor industri maupun residensial,” ujar Yudistira.
Menurut Yudistira, sistem tersebut dirancang agar dapat dikonfigurasi berdasarkan kebutuhan daya, pola konsumsi listrik, dan karakteristik operasional masing-masing pelanggan.
EVI merencanakan pengembangan sistem energi modular dengan kapasitas yang disesuaikan untuk kebutuhan rumah tangga, komersial, dan industri.
Dalam rencana pengembangan perusahaan, kapasitas penyimpanan energi untuk kebutuhan residensial dimulai dari 1 kWh, sedangkan kebutuhan komersial dan industri direncanakan mulai dari 5 kWh. Untuk proyek berskala besar, EVI membidik pengembangan Battery Energy Storage System (BESS) hingga kapasitas 5 MW, dengan penyesuaian berdasarkan kajian teknis dan kebutuhan proyek.
MD Ishak, Principal Consultant Renewable Energy and Engineering untuk PT Energi Vertikal Indonesia, menjelaskan bahwa perancangan sistem mempertimbangkan kebutuhan daya, kapasitas penyimpanan energi, profil beban, kondisi lokasi, dan infrastruktur kelistrikan yang telah tersedia.
“Dalam pengembangan solusi ini, kami tidak hanya melihat kapasitas daya, tetapi juga kebutuhan penyimpanan energi, profil beban, kondisi lokasi, serta bagaimana sistem dapat bekerja bersama infrastruktur listrik yang sudah tersedia. Untuk pengembangan genset surya bergerak, kapasitas dapat disesuaikan mulai dari skala kecil sekitar 5 kVA, dengan peluang pengembangan sistem energi hingga skala megawatt sesuai kebutuhan proyek,” ujar Ishak.
Ia menjelaskan bahwa kVA digunakan untuk menyatakan kapasitas daya semu genset, sedangkan kWh menunjukkan jumlah energi yang dapat disimpan dalam baterai. Adapun pengembangan BESS berskala besar memerlukan perencanaan tersendiri yang mempertimbangkan kapasitas daya, durasi penyimpanan, profil beban, dan kebutuhan operasional.
Trailer Generator Surya dikembangkan untuk mendukung sistem kelistrikan yang telah tersedia, termasuk jaringan listrik PLN dan genset diesel konvensional.
Menurut EVI, integrasi panel surya dan baterai berpotensi mengurangi kebutuhan pengoperasian genset berbahan bakar fosil. Besarnya pengurangan konsumsi bahan bakar dan emisi bergantung pada konfigurasi sistem, kapasitas panel surya dan baterai, intensitas matahari, profil beban, serta durasi pemakaian.
Perusahaan menyasar sejumlah sektor, antara lain pertambangan, perkebunan, konstruksi, kawasan industri, dan kebutuhan cadangan daya di lingkungan residensial.
Mobilitas sistem memungkinkan unit ditempatkan sesuai kebutuhan lokasi proyek. Namun, penerapan di setiap lokasi tetap memerlukan penilaian terhadap kebutuhan daya, kondisi operasional, dan kesesuaian teknis.
Dalam pengembangan Trailer Generator Surya atau Mobile Independence Base, EVI berkolaborasi dengan PT Svarna Nusa Sejahtera (SNS).
EVI menyatakan kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan solusi energi bergerak melalui integrasi teknologi energi, rekayasa, dan manufaktur. Pengembangan produk akan disesuaikan dengan kebutuhan aplikasi serta karakteristik masing-masing pengguna.
Selain mengembangkan Mobile Solar Genset, EVI bergerak di bidang infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) charging serta solusi teknologi energi untuk mendukung elektrifikasi dan pemanfaatan energi terbarukan di Indonesia.
Ke depan, perusahaan merencanakan pengembangan solusi energi terintegrasi untuk berbagai sektor dengan mempertimbangkan kebutuhan teknis dan operasional setiap proyek.
PT Energi Vertikal Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang solusi energi, meliputi infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik, teknologi energi terbarukan, dan pengembangan solusi kelistrikan untuk kebutuhan industri.
Melalui pengembangan teknologi dan solusi energi, perusahaan menyatakan berupaya mendukung efisiensi penggunaan energi serta pemanfaatan energi terbarukan di Indonesia.
(Riky P).
Komentar Anda :