Kasal Buka PITA ke-16 Ladokgi REM, Soroti Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Kedokteran Gigi
Jakarta, - Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali membuka Pekan Ilmiah Tahunan (PITA) ke-16 Lembaga Kedokteran Gigi R.E. Martadinata (Ladokgi REM) di Auditorium I Ladokgi REM, Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Ladokgi REM tersebut mengusung tema “Redefining the Scope of Dentistry in the Digital Era: Bridging Clinical Practice and General Health Perspectives”. Tema ini menyoroti pemanfaatan teknologi digital dalam praktik kedokteran gigi serta pentingnya mengintegrasikan kesehatan gigi dan mulut dengan kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Dalam sambutannya, Muhammad Ali menyampaikan bahwa Ladokgi REM memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan kesehatan gigi spesialistik bagi prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL), keluarga, purnawirawan, dan masyarakat umum.
Menurutnya, kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu aspek yang mendukung kesiapan operasional prajurit. Gangguan kesehatan dapat memengaruhi pelaksanaan tugas, terutama bagi personel yang bertugas di kapal perang maupun di pulau-pulau terluar.
Ia juga menyoroti perkembangan teknologi kedokteran gigi, mulai dari pemindaian intraoral, pencitraan tiga dimensi, rekam medis elektronik, hingga kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI).
“Perkembangan teknologi, seperti pemindaian intraoral, pencitraan tiga dimensi, rekam medis elektronik, hingga kecerdasan artifisial, dapat mendukung ketepatan diagnosis dan peningkatan kualitas perawatan. Namun, pemanfaatan teknologi tersebut harus tetap diimbangi dengan kompetensi, ketelitian, dan etika tenaga medis, serta pengamanan informasi yang ketat dalam pengelolaan data kesehatan prajurit,” ujar Kasal.
Sementara itu, Kepala Ladokgi REM (Kaladokgi REM) Laksamana Pertama TNI drg. Trisnawati Riana Indari menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi pencitraan digital, AI, dan teledentistry diharapkan dapat meningkatkan ketepatan diagnosis, efektivitas pelayanan, serta akses masyarakat terhadap layanan kesehatan gigi dan mulut yang berkualitas.
PITA ke-16 menghadirkan empat narasumber dalam rangkaian seminar ilmiah dan diskusi, yakni Prof. Dr. drg. Febrina, Sp.PM; drg. Tryana Nugrahani, Sp.Ort; Dr. drg. Setyawan Bonifacius, Sp.Pros., Subsp. CPDI (K); serta Dr. drg. Anna Muryani, Sp.KG., Subsp. K.E.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan praktik (hands-on) yang dipandu oleh Dr. drg. Anna Muryani.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Pusat Kesehatan TNI Mayjen TNI dr. Hadi Juanda, Sp.PD., M.A.R.S., CFrA.; Kepala Pusat Kesehatan TNI AL Laksamana Muda TNI dr. Mohamad Sulaiman Abidin, Sp.M.; Kaladokgi REM Laksamana Pertama TNI drg. Trisnawati Riana Indari, Sp.KG.; serta peserta seminar yang terdiri atas dokter gigi militer dan umum.
PITA ke-16 Ladokgi REM berlangsung pada 22–23 Oktober 2026. Selain seminar ilmiah dan pelatihan praktik, kegiatan ini juga mencakup pameran produk kedokteran gigi.
Melalui kegiatan tersebut, Ladokgi REM diharapkan dapat terus mendorong pengembangan ilmu pengetahuan, pemanfaatan teknologi, dan profesionalisme tenaga kesehatan untuk mendukung kesiapan prajurit serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan gigi dan mulut.
(Rls/Jonni).
Komentar Anda :