Boyolali, - Bupati Boyolali Agus Irawan, S.H., secara resmi membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Desa Wates, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, Selasa (13/10/2026).
Upacara pembukaan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” sebagai wujud sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa melalui semangat gotong royong.
Dalam sambutannya, Agus Irawan menyampaikan bahwa TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga menjadi bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, pembangunan desa memiliki peran penting dalam mewujudkan Kabupaten Boyolali yang maju, nyaman dihuni, berdaya saing, dan ramah investasi, sekaligus mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045.
Melalui program TMMD, diharapkan kualitas infrastruktur semakin meningkat, kesejahteraan masyarakat semakin baik, serta desa mampu berkembang menjadi wilayah yang mandiri dan tangguh menghadapi tantangan pembangunan.
Selain pembangunan fisik, TMMD Sengkuyung Tahap IV juga mencakup berbagai kegiatan nonfisik yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi pembagian sembako, pelayanan kesehatan dan keluarga berencana (KB) gratis, perpustakaan keliling, pembagian Al-Qur’an, pelayanan administrasi kependudukan, serta penyuluhan bela negara dan pencegahan narkoba maupun terorisme.
Bupati Boyolali turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0724/Boyolali, perangkat daerah, Pemerintah Desa Wates, para mitra kerja, serta masyarakat yang mendukung pelaksanaan program tersebut.
Ia juga mengajak masyarakat berpartisipasi aktif selama kegiatan berlangsung dan menjaga hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 di Desa Wates diharapkan semakin memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan serta meningkatkan kualitas hidup warga.
Semangat kebersamaan dan gotong royong diharapkan menjadi modal penting dalam mewujudkan desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
(Agus Kemplu).
Komentar Anda :