Pemkab Meranti dan Kejari Perkuat Pengawasan Dana Desa
Senin, 12-10-2026 - 14:32:52 WIB
Kegiatan Penkum bertajuk Peran Kejaksaan dalam Pengelolaan Dana Desa di Aula Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Senin (12/10/2026).
Baca juga:
   
 

 


Meranti, - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) memperkuat sinergi untuk mendorong pengelolaan Dana Desa yang tertib, transparan, dan akuntabel.


Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penerangan Hukum (Penkum) bertajuk Peran Kejaksaan dalam Pengelolaan Dana Desa di Aula Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Senin (12/10/2026). 


Kegiatan ini diikuti 60 peserta dari 30 desa di Kecamatan Tebing Tinggi, Tebing Tinggi Barat, dan Pulau Merbau.


Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti, Sudandri, S.H., mengatakan kegiatan penerangan hukum tersebut penting untuk meningkatkan pemahaman aparatur desa terhadap peraturan perundang-undangan sekaligus mencegah potensi persoalan hukum dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.


Menurutnya, Dana Desa merupakan amanah yang harus dikelola sesuai ketentuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


“Setiap rupiah dana desa bukan sekadar angka dalam dokumen administrasi, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Anggaran harus digunakan sesuai ketentuan, tepat sasaran, transparan, serta memberikan hasil nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Sudandri.


Ia mengingatkan kepala desa dan perangkatnya agar memperhatikan aspek administrasi serta ketentuan hukum dalam setiap tahapan pengelolaan keuangan desa, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, hingga pelaporan dan pertanggungjawaban.


Sudandri menegaskan, potensi persoalan hukum perlu dicegah sejak dini melalui pemahaman regulasi, kepatuhan terhadap prosedur, dan konsultasi apabila terdapat kebijakan yang belum dipahami.


“Prinsip kita jelas, mencegah sebelum terjadi. Jangan menunggu muncul persoalan baru mencari jalan keluar. Jika ada kebijakan atau kegiatan yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum, konsultasikan sejak awal,” tegasnya.


Pemkab Kepulauan Meranti juga mendorong pemerintah desa memanfaatkan program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) sebagai sarana koordinasi, asistensi, dan konsultasi hukum sesuai kewenangan Kejaksaan.


Selain itu, camat diminta memperkuat pembinaan terhadap pemerintah desa. Sementara itu, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) diharapkan menjalankan fungsi pengawasan dan menyalurkan aspirasi masyarakat secara optimal.


Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti, Ricky Makado, S.H., M.H., mengatakan keberhasilan pembangunan daerah tidak terlepas dari pembangunan di tingkat desa. Karena itu, pengelolaan Dana Desa harus diarahkan untuk meningkatkan pelayanan dasar, membangun infrastruktur, memberdayakan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.


“Keberhasilan pengelolaan dana desa bukan hanya diukur dari terserapnya anggaran, tetapi dari sejauh mana anggaran tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Ricky.


Ia mengimbau kepala desa dan perangkatnya agar tidak ragu berkonsultasi dengan Kejari Kepulauan Meranti apabila membutuhkan penjelasan mengenai aspek hukum dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.


Menurut Ricky, Kejaksaan membuka ruang konsultasi melalui bidang intelijen maupun bidang lain yang berkaitan dengan pelayanan hukum. Komunikasi sejak dini diharapkan membantu aparatur desa memahami ketentuan sebelum mengambil kebijakan atau melaksanakan kegiatan yang menggunakan anggaran desa.


“Kantor kami terbuka bagi Bapak dan Ibu. Silakan datang untuk berkonsultasi apabila ada hal yang belum dipahami atau membutuhkan solusi terkait persoalan hukum. Kami ingin membangun komunikasi yang baik agar setiap persoalan dapat dicari jalan keluarnya sesuai ketentuan,” ujarnya.


Kepala Desa Alah Air Timur, Waluyo, S.Pd., dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur desa dalam memahami regulasi serta mengelola administrasi dan keuangan secara tertib dan akuntabel.


Ia menyebutkan, peserta kegiatan berjumlah 60 orang dari 30 desa, terdiri atas kepala desa dan kepala urusan (kaur) keuangan.


Ketua APDESI Kepulauan Meranti, Muhammad A. Latief, turut menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan desa yang sesuai aturan.


Ia berharap penguatan koordinasi dan pemberian arahan hukum dapat membantu kepala desa menjalankan amanah masyarakat serta melaksanakan program pembangunan secara bertanggung jawab.


Sementara itu, Penasihat PWI Kepulauan Meranti, Atan Syam, memaparkan peran media massa dalam mendukung pembangunan daerah melalui penyampaian informasi berbasis fakta dan melalui proses verifikasi.


Menurutnya, media tidak hanya memberitakan kegiatan seremonial pemerintahan, tetapi juga mengangkat berbagai persoalan yang berdampak langsung terhadap masyarakat. Oleh karena itu, keterbukaan informasi dan kemampuan memilah informasi yang dapat dipercaya menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.


Melalui kegiatan ini, Pemkab Kepulauan Meranti, Kejari, pemerintah desa, dan insan pers diharapkan semakin memperkuat kolaborasi untuk mendorong pengelolaan Dana Desa yang sesuai aturan, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.


(Am).


 




 
Berita Lainnya :
  • Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
  • Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
  • Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
  • Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
  • Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    02 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    03 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    04 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    05 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    06 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    07 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    08 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    09 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    10 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    11 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    12 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    13 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
    14 Bupati Asmar Tinjau Progres Tanjung Samak–Tanjung Kedabu Sepanjang 1,4 Kilometer
    15 Workshop Pengelolaan Sampah, Pemda Belajar Menyeimbangkan Biaya dan Kemampuan Warga
    16 Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan
    17 Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, PMII Minta Pengawasan Internal PDAM Palopo Diperiksa
    18 Babinsa Peleman Perkuat Kedekatan dengan Peternak Kambing di Desa
    19 Tiga Wajah Kejahatan Digital Terkuak, Polres Tebing Tinggi Bongkar Judol dan Revenge Porn
    20 Kemendagri Sinkronkan PSN Pantura Jawa dengan Tata Ruang Daerah di Jawa Tengah
    21 Doa Kebangsaan Lintas Agama Warnai Harlah Ke-5 RBPI, 700 Pengemudi Serukan Persatuan Bangsa
    22 Didampingi FERADI WPI, Korban BMT Dinar Mulia Jalani Pemeriksaan di Polda Jateng
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com