Meranti, - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, S.M., M.M., resmi membuka Turnamen Armada Cup I Tahun 2026 di Lapangan Cik Bujang Armada, Desa Semukut, Kecamatan Pulau Merbau, Sabtu (10/10/2026).
Turnamen yang diikuti 68 tim dari empat kecamatan tersebut diharapkan menjadi ajang pembinaan atlet sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat.
Dalam sambutannya, Muzamil mengingatkan seluruh pemain, ofisial, panitia, dan suporter agar menjunjung tinggi sportivitas serta menjaga keamanan selama pertandingan berlangsung.
Ia menegaskan, turnamen sepak bola tidak hanya bertujuan mencari pemenang, tetapi juga menjadi wadah untuk mengembangkan potensi atlet daerah dan memperkuat persaudaraan antarmasyarakat.
Menurut Muzamil, Kepulauan Meranti memiliki banyak pemain berbakat yang perlu didukung melalui latihan rutin, kedisiplinan, dan pembinaan yang terarah.
“Kalau kita ingin mendapatkan hasil yang luar biasa, maka usaha yang dilakukan juga harus lebih. Bakat saja tidak cukup, tetapi harus diasah melalui latihan yang rutin, disiplin, dan terarah,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan berbagai pihak, termasuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), dalam meningkatkan kualitas pembinaan sepak bola di daerah.
Selain kemampuan individu, Muzamil mengingatkan para pemain agar memperhatikan kondisi fisik, penguasaan teknik, strategi, serta kerja sama tim untuk meningkatkan prestasi.
Muzamil turut menyoroti pentingnya menjaga keamanan dan mengendalikan emosi selama pertandingan. Ia menyayangkan terjadinya perselisihan hingga perkelahian dalam sejumlah kegiatan olahraga.
Menurutnya, olahraga harus menjadi sarana menunjukkan kemampuan, membangun kebersamaan, dan mempererat persaudaraan, bukan menjadi pemicu konflik.
“Olahraga ini yang harus ditonjolkan adalah keterampilan dan kemampuan, bukan kemampuan berkelahi. Jangan sampai pertandingan sepak bola justru menjadi ajang perkelahian. Mari kita jaga kekompakan dan selesaikan setiap persoalan dengan baik,” tegasnya.
Ia meminta panitia, pemain, ofisial, dan masyarakat bersama-sama mencegah potensi keributan. Setiap provokasi atau perselisihan yang muncul di lapangan diharapkan dapat diselesaikan secara baik agar tidak berkembang menjadi konflik.
Muzamil juga mengingatkan agar persaingan dalam turnamen tidak merusak hubungan baik yang telah terjalin di tengah masyarakat.
“Jangan sampai karena turnamen, hubungan silaturahmi yang selama ini terjalin baik justru menjadi rusak. Mari kita tingkatkan prestasi olahraga dan jadikan kegiatan ini sebagai kebanggaan bersama,” pesannya.
Ketua Panitia Pertandingan, Abdul Hanifah, menyampaikan bahwa sebanyak 68 tim mengikuti Armada Cup I 2026. Peserta berasal dari Kecamatan Pulau Merbau, Tebing Tinggi Barat, Rangsang Barat, dan Tebing Tinggi Timur.
Ia berharap turnamen tersebut menjadi wadah mempererat silaturahmi antartim sekaligus mendorong perkembangan sepak bola di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Abdul Hanifah juga mengajak seluruh peserta dan masyarakat menjaga keamanan serta ketertiban agar kompetisi berlangsung lancar hingga selesai.
Senada dengan itu, Kepala Desa Semukut, Firmansyah, menilai turnamen tersebut dapat menjadi kegiatan positif bagi masyarakat dan mendukung pembinaan sepak bola, khususnya di Kecamatan Pulau Merbau.
Ia mengajak para pemain bertanding secara sportif, menjaga kekompakan, serta menghormati seluruh tim yang berlaga.
Pembukaan turnamen turut dihadiri Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti Atan Ibrahim, sejumlah kepala dinas, Camat Pulau Merbau Herman, Kabag Perbatasan Gilang, para kepala desa se-Kecamatan Pulau Merbau, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tim dan ofisial peserta.
Rangkaian pembukaan ditandai dengan tendangan bola perdana oleh Wakil Bupati Muzamil Baharudin. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pertandingan persahabatan antara klub dari Desa Semukut, Kecamatan Pulau Merbau, dan klub dari Desa Teluk Ketapang, Kecamatan Tebing Tinggi Barat.
Melalui Armada Cup I 2026, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap partisipasi masyarakat dalam olahraga semakin meningkat, silaturahmi antarkecamatan semakin erat, serta lahir atlet-atlet potensial yang mampu berprestasi di tingkat lebih tinggi.
(Am).
Komentar Anda :