Lantik 264 Pejabat, BNN Teguhkan Komitmen Integritas dan Kinerja Berdampak
Senin, 07-09-2026 - 22:17:32 WIB
 |
| Sekretaris Utama (Sestama) BNN RI, Tantan Sulistyana, saat melantik 264 Pegawai di Ruang Muhammad Hatta, Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, Senin (7/9/2026).
|
Jakarta, - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI melantik dan mengambil sumpah/janji 264 pegawai yang menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Administrasi, dan Jabatan Fungsional di lingkungan BNN Tahun 2026.
Upacara pelantikan dipimpin Sekretaris Utama (Sestama) BNN RI, Tantan Sulistyana, dan berlangsung di Ruang Muhammad Hatta, Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, Senin (7/9/2026).
Dari 264 pegawai yang dilantik, sebanyak 50 orang mengikuti prosesi secara langsung di lokasi, sedangkan 214 lainnya mengikuti secara daring.
Untuk jabatan fungsional, pelantikan terdiri atas 7 orang yang diangkat kembali ke dalam jabatan fungsional, 101 orang yang mengalami kenaikan jenjang jabatan fungsional, serta 156 orang yang berpindah ke dalam jabatan fungsional.
Dalam amanatnya, Tantan menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar agenda administratif. Menurutnya, sumpah dan janji jabatan merupakan bentuk tanggung jawab moral dalam menjalankan amanah negara.
"Sumpah dan janji yang telah Saudara ucapkan merupakan ikrar kepada Tuhan Yang Maha Esa, bangsa, dan negara. Prestasi kerja bukan hanya diukur dari capaian angka atau laporan administratif, tetapi dari dampak nyata terhadap upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, serta pemulihan korban penyalahgunaan narkotika," tegas Tantan.
Ia juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik untuk menjadikan semangat “War on Drugs for Humanity” sebagai landasan dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, upaya menghadapi persoalan narkotika tidak hanya berkaitan dengan aspek penegakan hukum, tetapi juga memiliki dimensi kemanusiaan, terutama dalam melindungi generasi muda dan masa depan bangsa.
Tantan selanjutnya meminta seluruh pejabat yang dilantik untuk menerapkan nilai-nilai ASN BerAKHLAK, meningkatkan kapasitas dan kompetensi, serta memperkuat kolaborasi antarsatuan kerja.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan pelaksanaan tugas BNN memberikan dampak nyata dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar).
(**).
Komentar Anda :