Empat Hari Kesulitan Air, Warga Dukuh Bogor Krajan Lega Dapat Bantuan Air Bersih dari Kodim Boyolali
Boyolali, - Warga Dukuh Bogor Krajan, Desa Bojong, Kecamatan , Kabupaten Boyolali, menghadapi krisis air bersih akibat musim kemarau berkepanjangan. Kondisi tersebut semakin dirasakan setelah sumber air warga mulai mengering dan hujan tak kunjung turun dalam beberapa bulan terakhir.
Sungai, sumur, maupun sumber air yang selama ini menjadi andalan warga mengalami penurunan debit. Akibatnya, masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari.
Situasi itu mendapat perhatian dari Kodim 0724/Boyolali. Jajaran TNI menyalurkan bantuan air bersih ke Dukuh Bogor Krajan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak kekeringan.
Bantuan tersebut disambut antusias masyarakat. Warga membawa berbagai wadah, mulai dari jeriken hingga galon, untuk menampung air yang disalurkan.
Salah seorang warga, Rusmin, mengaku sangat bersyukur atas bantuan tersebut. Ia menyebut warga bahkan harus menahan kebutuhan air selama beberapa hari karena sulit memperoleh air bersih.
“Puji syukur alhamdulillah sudah diberikan bantuan. Sudah empat hari ini kami harus berpuasa air. Sudah sekitar empat bulan tidak ada hujan,” ujar Rusmin.
Menurutnya, kondisi kemarau tahun ini terasa lebih panjang dibandingkan biasanya. Ia mengatakan, pada Agustus umumnya masih terdapat hujan yang dapat membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat.
“Biasanya bulan Agustus masih ada kiriman hujan, tetapi tahun ini tidak ada. Musim kemarau tahun ini sangat panjang,” katanya.
Rusmin juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0724/Boyolali, yang telah membantu warga di tengah kesulitan mendapatkan air bersih.
“Terima kasih TNI, Kodim 0724/Boyolali. Bantuan air ini sangat berarti bagi kami,” ungkapnya.
Penyaluran air bersih tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan. Bantuan diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus membantu memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau.
Kodim 0724/Boyolali juga terus mendorong koordinasi dan sinergi dengan pemerintah daerah serta pihak terkait dalam penanganan dampak kekeringan, khususnya di wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air.
(Agus Kemplu).
Komentar Anda :