Pengisian Solar Bersubsidi di SPBU Tamal’lang Disorot, Aparat Diminta Lakukan Penelusuran
Kamis, 27-08-2026 - 23:27:53 WIB
 |
| Aktivitas pengisian BBM di SPBU 74.922.03 Tamal’lang Jempang dan sejumlah jeriken yang terlihat di sekitar lokasi.
|
Takalar, - Aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di SPBU 74.922.03 Tamal’lang Jempang, Kabupaten Takalar, mendapat sorotan. Sejumlah awak media disebut menemukan adanya pengisian solar menggunakan jeriken dalam jumlah banyak pada Kamis (27/8/2026).
Berdasarkan informasi yang diperoleh di lokasi, pengisian tersebut diduga dilakukan secara berulang dengan menggunakan sejumlah jeriken yang telah disiapkan di sekitar area SPBU.
Seorang sumber di lokasi yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan, pengisian dilakukan dengan pola pengisian beberapa jeriken secara bergantian.
“Kedua orang tersebut sudah menyiapkan jeriken di dekat SPBU. Pengisian dilakukan beberapa jeriken secara bergantian dan berulang,” ujarnya.
Sumber tersebut juga menyebut adanya dugaan pengisian dalam jumlah besar selama beberapa kali giliran pelayanan. Namun, informasi mengenai volume BBM yang disalurkan serta pihak-pihak yang terlibat masih perlu diverifikasi lebih lanjut.
Persoalan tersebut kemudian mendapat perhatian dari Ketua Departemen Intelijen dan Investigasi Lembaga Investigasi Negara (LIN). Ia meminta aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan untuk memastikan apakah aktivitas tersebut sesuai dengan ketentuan penyaluran BBM bersubsidi.
“Kami meminta Kapolres Takalar dan Kasat Reskrim menindaklanjuti informasi ini secara profesional. Jika ditemukan pelanggaran, harus diproses sesuai hukum,” katanya.
Ia juga meminta agar pengawasan terhadap distribusi solar bersubsidi di wilayah hukum Polres Takalar diperkuat sehingga BBM yang diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak tidak disalahgunakan.
Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU 74.922.03 Tamal’lang Jempang maupun pihak yang disebut dalam informasi tersebut mengenai dugaan pengisian solar menggunakan jeriken dalam jumlah besar.
Konfirmasi dari pihak-pihak terkait penting untuk memastikan fakta sebenarnya, termasuk mengenai volume BBM yang disalurkan, mekanisme penjualan, serta ada atau tidaknya pelanggaran dalam distribusi BBM bersubsidi.
(Baramakassar).
Komentar Anda :