Gunungsitoli, - Pemerintah Kota Gunungsitoli memberikan penghargaan kepada 10 desa dengan kinerja terbaik tahun 2026. Penghargaan tersebut diserahkan Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., bersama Wakil Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase, S.H., dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Merdeka Gunungsitoli, Selasa (19/8/2026).
Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap desa yang dinilai mampu menunjukkan kinerja baik dalam penyelenggaraan pemerintahan, pengelolaan pembangunan, serta pelayanan kepada masyarakat.
Penetapan 10 desa terbaik dilakukan Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) berdasarkan hasil evaluasi Sistem Informasi Desa Berbasis Reward and Punishment (SID-Kinerja).
Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemko Gunungsitoli mendorong tata kelola pemerintahan desa yang lebih transparan, akuntabel, efektif, dan berbasis kinerja.
Pelaksanaan penilaian SID-Kinerja berpedoman pada Peraturan Wali Kota Gunungsitoli Nomor 46 Tahun 2025 serta mengacu pada Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa.
Sejumlah indikator menjadi dasar penilaian, di antaranya ketepatan waktu penyusunan dan penetapan RKPDes serta APBDes, pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan desa, perkembangan Indeks Desa Membangun (IDM), serta pemanfaatan Sistem Informasi Desa.
Sebagai bentuk penghargaan atas capaian tersebut, desa-desa dengan kinerja terbaik mendapatkan tambahan pagu Alokasi Dana Desa (ADD). Tambahan anggaran itu diharapkan dapat mendukung peningkatan pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, dan pembangunan desa secara berkelanjutan.
Kepala Dinas PMD Kota Gunungsitoli, Mario Zebua, S.H., M.Si., mengatakan SID-Kinerja dirancang untuk mendorong budaya kerja pemerintahan desa yang berorientasi pada hasil.
"Melalui SID-Kinerja, kita mendorong terciptanya kompetisi yang sehat antar desa, mempercepat pelaksanaan pembangunan, meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa, serta memperkuat pemanfaatan data sebagai dasar pengambilan keputusan," ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli menyebut SID-Kinerja sebagai salah satu inovasi pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa berbasis digital.
"SID-Kinerja merupakan salah satu inovasi Pemerintah Kota Gunungsitoli berupa sistem informasi desa yang terintegrasi dengan portal resmi Pemerintah Kota Gunungsitoli. Melalui sistem ini, pemerintah daerah dapat memantau perkembangan kinerja desa secara cepat, transparan, dan berbasis data sehingga menjadi alat ukur yang objektif dalam mengevaluasi kinerja pemerintah desa," ungkapnya.
Pemerintah Kota Gunungsitoli berharap pemberian penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi desa lainnya untuk meningkatkan kinerja, mengembangkan inovasi, serta memperkuat kualitas pelayanan dan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Adapun 10 Desa Terbaik Tahun 2026:
1. Desa Hilimbawodesolo, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi.
2. Desa Gada, Kecamatan Gunungsitoli Barat.
3. Desa Onowaembo, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi.
4. Desa Fadoro, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi.
5. Desa Lasara Bahili, Kecamatan Gunungsitoli.
6. Desa Iraonolase, Kecamatan Gunungsitoli Alo'oa.
7. Desa Orahili Tanoseo, Kecamatan Gunungsitoli Alo'oa.
8. Desa Tetehosi I, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi.
9. Desa Hiligodu Ombolata, Kecamatan Gunungsitoli Selatan.
10. Desa Saewe, Kecamatan Gunungsitoli.
(Putra).
Komentar Anda :