Pimpin Upacara HUT Ke-81 RI di Manggarai Timur, Mendagri Tekankan Kehadiran Negara bagi Warga Terdampak Bencana
Selasa, 18-08-2026 - 03:42:11 WIB
 |
| Mendagri Muhammad Tito Karnavian memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8/2026). |
Manggarai Timur, - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8/2026).
Kehadiran Tito di Manggarai Timur merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meninjau wilayah yang terdampak gempa sekaligus mendorong percepatan penanganan bencana di NTT.
Tito mengatakan kehadiran pemerintah pusat di daerah terdampak bencana merupakan bagian dari upaya memastikan negara hadir di tengah masyarakat.
"Saya bersyukur dapat hadir bersama masyarakat Manggarai Timur, serta berpesan untuk terus memperkuat rasa nasionalisme," kata Tito.
Dalam amanatnya, Tito mengajak masyarakat memaknai kembali nilai-nilai yang terkandung dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Ia menyebut salah satu nilai penting adalah penolakan terhadap penjajahan karena tidak sesuai dengan prinsip peri kemanusiaan dan peri keadilan.
Menurut Tito, Pembukaan UUD 1945 juga mencerminkan keinginan bangsa Indonesia untuk merdeka serta tujuan pembentukan negara. Salah satu tujuan tersebut adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.
Ia menilai prinsip tersebut juga relevan dalam penanganan bencana, terutama dalam memastikan masyarakat terdampak mendapatkan perlindungan dan bantuan dari pemerintah.
"Oleh karena itulah Bapak Presiden menugaskan sejumlah menteri, pimpinan lembaga, wakil menteri, untuk berangkat, hadir di tengah-tengah masyarakat, hadir di upacara 17 Agustus untuk menunjukkan bahwa pemerintah pusat tidak tinggal diam," ujarnya.
Tito berharap momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat memperkuat nasionalisme sekaligus menjadi pengingat mengenai tanggung jawab negara dalam melindungi masyarakat, termasuk warga yang terdampak bencana.
(***).
Komentar Anda :