Cegah Karhutla di Lahan Gambut, Wabup Meranti Perintahkan Konsolidasi Berjenjang hingga Desa
Senin, 10-08-2026 - 16:44:01 WIB
Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, saat memimpin rapat di Ruang Rapat Bappedalitbang Kepulauan Meranti, pada Senin, 10 Agustus 2026.
Baca juga:
   
 

 


Meranti, - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul meningkatnya kerentanan wilayah yang didominasi lahan gambut.


Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan serta larangan terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran yang dipimpin Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, di Ruang Rapat Bappedalitbang Kepulauan Meranti, pada Senin, 10 Agustus 2026.


Dalam rapat tersebut, Muzamil meminta seluruh jajaran pemerintahan di tingkat kecamatan hingga desa dan kelurahan memperkuat deteksi dini serta melakukan pencegahan secara bersama-sama.


Ia memberikan tenggat waktu kepada seluruh camat untuk segera melakukan konsolidasi dengan kepala desa, lurah, unsur Muspika/Upika, serta organisasi dan elemen masyarakat di tingkat kecamatan.


"Selambat-lambatnya Selasa, 11 Agustus 2026, seluruh camat harus sudah mengumpulkan kepala desa, lurah, Muspika/Upika dan unsur organisasi di tingkat kecamatan untuk membahas langkah penanganan serta deteksi dini karhutla," tegas Muzamil.


Arahan tersebut selanjutnya harus diteruskan secara berjenjang. Kepala desa dan lurah diminta mengumpulkan kepala dusun, RT dan RW guna memastikan upaya pencegahan benar-benar berjalan hingga tingkat lingkungan masyarakat.


Hasil rapat dan langkah penanganan di tingkat kecamatan maupun desa juga diminta dilaporkan secara berjenjang kepada pemerintah daerah untuk kemudian menjadi bagian dari pelaporan kepada pemerintah pusat.


Muzamil juga meminta agar upaya pencegahan karhutla tidak hanya dilakukan melalui aparat pemerintahan, tetapi melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat.


Salah satunya dengan menggandeng Dewan Dakwah agar menyampaikan imbauan kepada masyarakat mengenai larangan membakar sampah secara sembarangan, khususnya di sekitar permukiman dan pekarangan.


Pesan tersebut diharapkan dapat disampaikan melalui khotbah salat Jumat sehingga edukasi mengenai bahaya pembakaran terbuka dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.


Menurutnya, pencegahan harus dimulai dari hal-hal kecil di lingkungan tempat tinggal. Pembakaran sampah maupun aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar berpotensi menjadi sumber api yang sulit dikendalikan, terlebih ketika kondisi lahan kering.


"Jangan sampai aktivitas membakar di sekitar rumah dilakukan sembarangan. Pencegahan harus kita mulai dari lingkungan masyarakat, karena wilayah kita didominasi lahan gambut yang sangat rentan terhadap kebakaran," ujarnya.


Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memberikan perhatian khusus terhadap ancaman karhutla karena karakteristik wilayahnya yang didominasi lahan gambut.


Api di lahan gambut tidak hanya berpotensi membakar permukaan, tetapi dapat menjalar dan bertahan di bawah permukaan tanah sehingga membutuhkan penanganan yang lebih sulit.


Karena itu, deteksi dini menjadi salah satu strategi utama yang ditekankan dalam rapat koordinasi tersebut. Pengawasan diminta dilakukan terhadap setiap potensi risiko, termasuk di kawasan permukiman dan lingkungan sekitar masyarakat.


Muzamil juga mengingatkan bahwa karhutla dapat menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan, lingkungan dan perekonomian.


Asap akibat kebakaran dapat menurunkan kualitas udara, mengganggu aktivitas masyarakat serta berdampak terhadap kesehatan. Di sisi lain, kerusakan lingkungan dan sumber air bersih juga menjadi ancaman yang harus diantisipasi.


"Jaga hutan, jaga lingkungan, dan jaga masa depan anak cucu kita," katanya.


Untuk mempercepat koordinasi apabila ditemukan titik rawan maupun potensi kebakaran, pemerintah daerah mendorong pembentukan forum komunikasi dan kolaborasi secara berjenjang.


Salah satu langkah yang dibahas adalah pembentukan grup komunikasi WhatsApp mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa dan lingkungan masyarakat.


Dengan sistem komunikasi tersebut, informasi mengenai potensi kebakaran diharapkan dapat diterima dengan cepat sehingga penanganan dapat dilakukan sebelum api meluas.


Selain pemerintah, upaya pencegahan juga akan melibatkan perusahaan, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat serta unsur masyarakat lainnya.


Penegakan hukum terhadap aktivitas yang melanggar ketentuan terkait karhutla juga akan dioptimalkan bersamaan dengan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.


Rapat kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama seluruh camat yang hadir. Pembahasan diarahkan untuk menyusun langkah pencegahan yang lebih konkret sesuai dengan kondisi dan potensi kerawanan di masing-masing wilayah kecamatan.


Muzamil berharap konsolidasi yang dilakukan secara cepat dan berjenjang tersebut mampu meningkatkan kewaspadaan masyarakat sekaligus mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kepulauan Meranti.


"Harapan kita, dengan imbauan dan langkah pencegahan yang dilakukan secara serentak, masyarakat semakin sadar dan tidak melakukan pembakaran secara sembarangan. Jangan menunggu api membesar, pencegahan harus dilakukan sejak dini," pungkasnya.


(Am).


 




 
Berita Lainnya :
  • LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
  • Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
  • H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
  • Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
  • Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
    02 Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
    03 H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
    04 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    05 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    06 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    07 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    08 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    09 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    10 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    11 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    12 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    13 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    14 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    15 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    16 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
    17 Bupati Asmar Tinjau Progres Tanjung Samak–Tanjung Kedabu Sepanjang 1,4 Kilometer
    18 Workshop Pengelolaan Sampah, Pemda Belajar Menyeimbangkan Biaya dan Kemampuan Warga
    19 Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan
    20 Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, PMII Minta Pengawasan Internal PDAM Palopo Diperiksa
    21 Babinsa Peleman Perkuat Kedekatan dengan Peternak Kambing di Desa
    22 Tiga Wajah Kejahatan Digital Terkuak, Polres Tebing Tinggi Bongkar Judol dan Revenge Porn
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com