Mahasiswa Siapkan Laporam Hukum Terkait Proyek Siluman di Tangga Bosi III Siabu
Rabu, 22-07-2026 - 12:42:27 WIB
Baca juga:
   
 

 


Panyambungqn, - Sikap tidak kooperatif dan menutup diri dari keterbukaan informasi ditunjukkan oleh oknum TNI berinisial Dongoran serta seorang kontraktor bernama Indra. Keduanya memilih bungkam dan mengabaikan upaya konfirmasi jurnalis terkait carut-marut pengerjaan proyek irigasi misterius yang diduga kuat sebagai "proyek siluman" tanpa papan informasi (plang).


Oknum TNI Dongoran, yang santer disebut-sebut warga bertindak sebagai pembeking proyek tersebut, tidak memberikan respons apa pun hingga batas waktu (deadline) yang ditentukan. Padahal, jurnalis telah memberikan kelonggaran waktu lebih dari 10 jam hingga Selasa (21/7/2026) pukul 11.00 WIB untuk memberikan hak jawab demi keberimbangan informasi (cover both sides). Sikap abai ini dinilai mencederai prinsip transparansi yang diatur dalam UU No. 40/1999 tentang Pers.


Sebelumnya, sikap "kabur" dan menghindar juga dipertontonkan oleh Indra. Pria yang disebut warga bertindak sebagai kontraktor sekaligus penyuplai material proyek bermasalah tersebut menunjukkan arogansi saat dikonfirmasi. Indra memilih bungkam dan tidak berani menjawab sejumlah pertanyaan krusial yang diajukan jurnalis di lapangan.


Sementara itu Camat Siabu Ahmad Fadlan, S.Sos, MM ketika dikonfirmasi jurnalis mengaku tidak tahu terkait keberadaan proyek tersebut di wilayah kerjanya.


"Sampai saat ini, sepengetahuan kami belum ada laporan resmi terkait proyek drainase di Tangga Bosi III Siabu," ujar Camat beberapa waktu lalu.


Berdasarkan konfirmasi resmi yang dilayangkan jurnalis dan aktivis mahasiswa terdapat tiga klaster pelanggaran berat yang hingga kini sengaja ditutupi oleh pihak-pihak terkait yakni Pelanggaran Transparansi dan Legalitas Proyek.


Proyek fisik yang sedang berjalan lebih dua minggu ini dinilai "misterius" karena tidak memasang plang informasi sejak awal pengerjaan. Hal ini diduga kuat melanggar UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) serta UU No. 02/2017 tentang Jasa Konstruksi.  


Ketua MPR (Mahasiswa Peduli Rakyat) Kabupaten Madina Ridwandi Nasution kepada awak media (21/07) di depan Kantor DPRD Kab Madina, menjelaskan hingga saat ini nama perusahaan pelaksana, identitas kontraktor, nilai anggaran (pagu dana), identitas satuan kerja (Satker) Dinas atau Kementerian terkait, hingga volume resmi proyek irigasi tersebut masih "samar" dan gelap gulita".


Point kedua, jelas Ridwandi yang aktivis PMI, dugaan pelanggaran Wewenang TNI terkait
UU No. 34/2004. Dongoran selaku oknum TNI sebelumnya sempat mengklaim kepada media, bahwa dirinya bertugas memastikan kualitas pekerjaan atas perintah pimpinan. Namun, saat dimintai jurnalis, menunjukkan Surat Perintah (Sprin) resmi atau dasar hukum keterlibatan personil TNI aktif dalam teknis proyek konstruksi sipil, dan perintah pimpinan dari institusi mana, yang bersangkutan memilih diam dan diduga telah memblokir nomor kontak jurnalis. Kapasitas legalitas institusi TNI dalam proyek ini pun dipertanyakan ikut publik.


Poin ketiga, aroma KKN dan pengabaian warga lokal.


Proyek yang diklaim sebagai usulan Kelompok Tani (Poktan) ini diduga sarat praktik KKN , tertutup dan manipulasi administrasi. Status pengerjaan apakah swakelola atau dikontrakkan ke pihak ketiga masih menjadi teka-teki. Selain itu, proyek ini memicu polemik sosial karena mengabaikan kearifan lokal dengan mendatangkan lebih dari 95 persen pekerja dari luar daerah (Kota Padangsidimpuan).


Akibat banyaknya kejanggalan dan sikap bungkam dari para aktor proyek, sejumlah organisasi mahasiswa  kini dilaporkan sedang bergerak. Mereka melakukan konsolidasi dan bersiap membawa kasus proyek "siluman" ini ke ranah hukum atas dugaan berbagai praktik pelanggaran dan kerugian negara.


"Siang ini, insya allah kita akan melayangkan surat pengaduan secara resmi ke Kejaksaan Negeri Panyabungan atas dugaan KKN dan indikasi pelanggaran proyek yang dianggap sarat masalah ini" tegas Ketua MPR Kab Madina Ridwan Nasution.


Sampai berita ini diturunkan, baik oknum TNI Dongoran maupun kontraktor Indra tetap memilih tidak menggunakan hak jawab mereka, serta mengabaikan asas tabayyun (konfirmasi) dan menutup diri dari akuntabilitas publik.


(Magrifatulloh).


 




 
Berita Lainnya :
  • Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
  • Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
  • Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
  • Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
  • Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    02 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    03 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    04 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    05 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    06 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    07 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    08 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    09 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    10 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    11 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    12 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    13 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
    14 Bupati Asmar Tinjau Progres Tanjung Samak–Tanjung Kedabu Sepanjang 1,4 Kilometer
    15 Workshop Pengelolaan Sampah, Pemda Belajar Menyeimbangkan Biaya dan Kemampuan Warga
    16 Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan
    17 Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, PMII Minta Pengawasan Internal PDAM Palopo Diperiksa
    18 Babinsa Peleman Perkuat Kedekatan dengan Peternak Kambing di Desa
    19 Tiga Wajah Kejahatan Digital Terkuak, Polres Tebing Tinggi Bongkar Judol dan Revenge Porn
    20 Kemendagri Sinkronkan PSN Pantura Jawa dengan Tata Ruang Daerah di Jawa Tengah
    21 Doa Kebangsaan Lintas Agama Warnai Harlah Ke-5 RBPI, 700 Pengemudi Serukan Persatuan Bangsa
    22 Didampingi FERADI WPI, Korban BMT Dinar Mulia Jalani Pemeriksaan di Polda Jateng
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com