Abaikan Aturan Hukum, MPR Madina Desak Kapolres Madina Usut Tuntas Proyek "Misterius" di Tangga Bosi Siabu
Minggu, 19-07-2026 - 09:20:10 WIB
Baca juga:
   
 

 


Siabu, - Sebuah proyek pembangunan  drainase "misterius" tanpa papan nama di pinggir jalan raya Desa Tangga Bosi III, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kini memicu sorotan tajam publik. Proyek yang terindikasi sebagai "proyek siluman" tersebut dinilai tidak hanya melanggar aturan hukum, tetapi juga telah berubah menjadi jebakan maut yang mengancam nyawa pengendara.


Kelalaian fatal pengelola proyek yang membiarkan material pasir menggunung dan bahan bangunan berserakan di bahu jalan tanpa rambu pengaman akhirnya memakan korban. Pada minggu kemaren, seorang pengendara motor bernama Ali Saif Pane (43), warga Sinonoan, mengalami kecelakaan tragis di lokasi tersebut. 


Hingga saat ini, tidak ada pihak yang berani muncul dan bertanggung jawab atas proyek sepanjang 355 meter tersebut.


Kejanggalan pun menyeruak, baik informasi tentang identitas perusahaan, nama kegiatan, sumber dana, masa waktu pengerjaan dan nilai anggaran dinilai sengaja disembunyikan dari masyarakat. 


Namun informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa proyek drainase ini dikelola oleh kontraktor sekaligus penyuplai material bernama Indra, yang diduga kuat dibekingi oleh oknum TNI berinisial Dongoran.


Kondisi ini memantik reaksi keras dari Ketua Mahasiswa Peduli Rakyat (MPR) Kab. Madina, Ridwandi Nasution. Aktivis mahasiswa STAIN  Madina tersebut menegaskan bahwa ketiadaan papan informasi proyek merupakan pelanggaran berat dan bentuk pengabaian keselamatan jalan raya yang terstruktur.


"Aparat penegak hukum wajib memeriksa dan menghentikan proyek yang muncul secara misterius ini. Selain dinilai ilegal dan menabrak aturan, proyek bermasalah ini telah  mengorbankan keselamatan warga ini. Mengabaikan keselamatan publik demi kelancaran proyek tak beridentitas adalah bentuk kriminalitas jalanan," tegas Ridwandi.


Ditambahkan, pasca kejadian kecelakaan warga, pihak pengelola proyek pun dinilai makin arogan serta tidak memiliki iktikad baik (polical will) untuk melakukan pembenahan atas pengerjaan proyek tersebut, termasuk membuat papan informasi proyek atau membuat rambu pengaman bagi pengendara.


Bahkan tegasnya, proyek ini diduga dikerjakan secara sembrono dan tidak mengindahkan norma dan kearifan lokal (local wisdom). Hal ini dibuktikan lebih dari 95 persen para pekerja proyek sengaja didatangkan dari luar kecamatan Siabu dari Kota Padangsidimpuan. 


"Ini bentuk pelecehan terhadap masyarakat Kecamatan Siabu yang skill dan kompetensinya diakui, namun  sengaja tidak dilibatkan dan diberdayakan. Padahal ditengah situasi ekonomi yang carut marut, masih banyak warga lokal yang butuh lapangan kerja namun tak dihiraukan. Mereka anggap apa masyarakat  Kecamatan Siabu ini. Kenapa para pekerjanya diimport dari Padangsidimpuan.   Terus mereka hanya tamu tapi sok merasa pula sebagai tuan rumah," kesalnya.


Proyek misterius dan tertutup ini, tambah Ridwandi berpotensi tinggi memicu gesekan tajam dan konflik horizontal akibat warga lokal sama sekali merasa tidak dihargai dan tidak pernah dilibatkan dalam proyek tersebut.


Ridwandi menyatakan pihaknya segera melaporkan secara resmi pengerjaan proyek tersebut ke aparat penegak hukum untuk diusut tuntas. Proyek ini disinyalir kuat menabrak berlapis-lapis aturan perundang-undangan, antara lain, UU No. 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP),
UU No. 02/2017 tentang Jasa Konstruksi, Pasal 360 KUHP terkait kelalaian yang menyebabkan orang lain luka berat, Pasal 273 UU No. 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), di mana pelaksana proyek wajib bertanggung jawab atas kecelakaan akibat jalan yang rusak atau terhambat oleh pekerjaan mereka.


Warga lokal yang merasa keberatan dengan proyek misterius bersama sejumlah elemen mahasiswa mendesak Kapala Kepolisian Resor (Polres) Madina AKBP Bagus Priandy dan Pemerintah Daerah untuk segera turun tangan menindak tegas kontraktor nakal atas nihilnya papan informasi pengerjaan proyek tersebut, juga sebagai langkah antisipatif sebelum ada korban jiwa berikutnya.


"Kapolres Madina dan Bupati Madina diminta turun tangan untuk melakukan sidak (inspeksi mendadak) serta mengusut tuntas pengerjaan proyek yang misterius dan meresahkan warga," tutupnya.


Awak media masih terus mencari informasi akurat terkait proyek yang dinilai misterius ini ke pihak terkait termasuk Camat Siabu, Kadis PUPR Kabupaten Madina dan Sekda Kabupaten Madina untuk konfirmasi dan meminta penjelasan resmi untuk pemberitaan berimbang dan objektif. Sampai berita ini diterbitkan, pihak tersebut belum berhasil dihubungi oleh jurnalis.


(Magrifatulloh).


 




 
Berita Lainnya :
  • Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
  • Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
  • Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
  • Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
  • Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    02 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    03 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    04 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    05 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    06 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    07 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    08 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    09 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    10 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    11 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    12 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    13 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
    14 Bupati Asmar Tinjau Progres Tanjung Samak–Tanjung Kedabu Sepanjang 1,4 Kilometer
    15 Workshop Pengelolaan Sampah, Pemda Belajar Menyeimbangkan Biaya dan Kemampuan Warga
    16 Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan
    17 Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, PMII Minta Pengawasan Internal PDAM Palopo Diperiksa
    18 Babinsa Peleman Perkuat Kedekatan dengan Peternak Kambing di Desa
    19 Tiga Wajah Kejahatan Digital Terkuak, Polres Tebing Tinggi Bongkar Judol dan Revenge Porn
    20 Kemendagri Sinkronkan PSN Pantura Jawa dengan Tata Ruang Daerah di Jawa Tengah
    21 Doa Kebangsaan Lintas Agama Warnai Harlah Ke-5 RBPI, 700 Pengemudi Serukan Persatuan Bangsa
    22 Didampingi FERADI WPI, Korban BMT Dinar Mulia Jalani Pemeriksaan di Polda Jateng
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com