Dalam Simposium Hukum Pidana, Kepala BKN Ajak Akademisi Jadi Mitra Pencegahan Tindak Pidana di Birokrasi
Selasa, 14-07-2026 - 12:59:01 WIB
Baca juga:
   
 

 


Surabaya, - Saat menghadiri rangkaian kegiatan Dosen Ilmu Hukum Pidana Indonesia (DIHPA) di tengah kunjungan kerjanya di wilayah Surabaya, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan mengajak para akademisi hukum pidana untuk mengambil peran lebih aktif dalam memperkuat upaya pencegahan tindak pidana di lingkungan birokrasi melalui penguatan tata kelola pemerintahan dan advokasi berbasis keilmuan. Hal ini disampaikannya di hadapan para akademisi, yakni sekitar 130 dosen ilmu hukum pidana dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang ikut dalam Simposium Hukum Pidana di Surabaya.


Menurutnya, dalam rilis yang diterima redaksi, Selasa (14/7/2016), para akademisi memiliki posisi strategis untuk membantu pemerintah membangun sistem pencegahan yang mampu meminimalkan potensi pelanggaran hukum sebelum berkembang menjadi tindak pidana. Karena itu, pendekatan hukum tidak boleh hanya berhenti pada aspek penindakan, tetapi juga harus memperkuat tata kelola dan mitigasi risiko sejak awal. 


"Saya mengajak teman-teman asosiasi untuk memberikan kontribusi yang lebih besar dalam tata kelola pemerintahan. Ilmu hukum harus hadir untuk menjawab persoalan nyata yang dihadapi birokrasi," ujar Prof. Zudan dalam forum di Surabaya, Jumat.


Prof. Zudan juga menjelaskan bahwa risiko hukum kerap berawal dari persoalan operasional, seperti lemahnya pengelolaan organisasi, yang kemudian berkembang menjadi sengketa administrasi, gugatan perdata, hingga perkara pidana. Jika tidak diantisipasi, kondisi tersebut juga dapat berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. 


"Risiko hukum tidak berdiri sendiri. Ia sering lahir dari risiko operasional yang tidak tertangani, lalu berkembang menjadi masalah reputasi dan menurunkan derajat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah," jelasnya.


Oleh karena itu, Prof. Zudan mengingatkan bahwa ilmu hukum harus mampu memberikan solusi atas persoalan nyata di masyarakat. Ia menilai sudah saatnya paradigma keilmuan bergeser dari sekadar science for scientist  menjadi ilmu yang memberikan kemanfaatan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.


Dengan mengutip pemikiran Aristoteles dan Francis Bacon, Prof. Zudan menegaskan bahwa keilmuan hukum harus menjadi instrumen pencegahan, bukan hanya digunakan ketika pelanggaran telah terjadi. 


"Kami membutuhkan pandangan akademik untuk membantu melakukan pencegahan agar tindak pidana tidak terjadi di jajaran birokrasi. Pencegahan harus menjadi prioritas bersama," tegasnya.


Prof. Zudan juga berharap melalui forum DIHPA tersebut dapat meningkatkan kolaborasi yang semakin erat antara kalangan akademisi dan pemerintah dalam memperkuat tata kelola birokrasi yang akuntabel, berintegritas, dan mampu meminimalkan risiko hukum sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan kebijakan.


(*).


 




 
Berita Lainnya :
  • Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
  • Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
  • Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
  • Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
  • Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    02 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    03 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    04 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    05 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    06 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    07 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    08 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    09 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    10 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    11 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    12 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    13 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
    14 Bupati Asmar Tinjau Progres Tanjung Samak–Tanjung Kedabu Sepanjang 1,4 Kilometer
    15 Workshop Pengelolaan Sampah, Pemda Belajar Menyeimbangkan Biaya dan Kemampuan Warga
    16 Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan
    17 Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, PMII Minta Pengawasan Internal PDAM Palopo Diperiksa
    18 Babinsa Peleman Perkuat Kedekatan dengan Peternak Kambing di Desa
    19 Tiga Wajah Kejahatan Digital Terkuak, Polres Tebing Tinggi Bongkar Judol dan Revenge Porn
    20 Kemendagri Sinkronkan PSN Pantura Jawa dengan Tata Ruang Daerah di Jawa Tengah
    21 Doa Kebangsaan Lintas Agama Warnai Harlah Ke-5 RBPI, 700 Pengemudi Serukan Persatuan Bangsa
    22 Didampingi FERADI WPI, Korban BMT Dinar Mulia Jalani Pemeriksaan di Polda Jateng
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com