DPN PERMAHI: Stabilitas Nasional adalah Modal Utama Menjaga Keberlanjutan Pembangunan
Jumat, 03-07-2026 - 17:03:27 WIB
Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (DPN PERMAHI), Azhar Sidiq.
Baca juga:
   
 

 


Jakarta, - Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (DPN PERMAHI), Azhar Sidiq S., menegaskan bahwa seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga stabilitas nasional sebagai fondasi utama keberhasilan pembangunan. Menurutnya, perbedaan pandangan politik merupakan hal yang wajar dalam negara demokrasi, namun tidak boleh berkembang menjadi gerakan yang mengganggu ketertiban umum dan kepentingan nasional.


Azhar menjelaskan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini sedang menghadapi tantangan besar, mulai dari penguatan ekonomi nasional, peningkatan ketahanan pangan, hilirisasi industri, hingga reformasi birokrasi. Karena itu, dibutuhkan suasana yang kondusif agar berbagai program strategis dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.


"Setiap pemerintahan yang memperoleh mandat konstitusional harus diberikan ruang untuk bekerja. Evaluasi dan kritik tetap penting, tetapi harus disampaikan secara objektif, berdasarkan data, dan tidak berkembang menjadi narasi yang menciptakan instabilitas nasional," ujar Azhar.


Menurutnya, demokrasi Indonesia tidak hanya memberikan ruang bagi kebebasan berpendapat, tetapi juga mengandung tanggung jawab konstitusional untuk menjaga persatuan bangsa. Kebebasan berekspresi tidak boleh dimanfaatkan untuk membangun polarisasi ataupun menggiring opini yang berpotensi melemahkan kepercayaan publik terhadap institusi negara tanpa dasar yang dapat dipertanggungjawabkan.


Sebagai organisasi mahasiswa hukum, DPN PERMAHI memandang bahwa keberhasilan pembangunan nasional membutuhkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Program-program strategis pemerintah harus dikawal secara kritis namun konstruktif agar tujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat dapat tercapai.


Azhar menilai bahwa energi bangsa saat ini seharusnya difokuskan pada penyelesaian berbagai persoalan mendasar seperti penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas pendidikan, pemberantasan korupsi, penguatan investasi, serta pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.


"Bangsa ini membutuhkan kolaborasi, bukan konfrontasi yang berkepanjangan. Apabila setiap kebijakan selalu dibaca dalam kacamata konflik politik, maka energi nasional akan habis untuk perdebatan, bukan untuk menghasilkan solusi," katanya.


Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat harus mampu membedakan antara kritik yang bertujuan memperbaiki tata kelola pemerintahan dengan provokasi yang hanya berorientasi menciptakan kegaduhan politik. Dalam negara hukum, setiap aspirasi memiliki ruang untuk disampaikan, tetapi seluruh prosesnya harus tetap berada dalam koridor konstitusi dan menghormati kepentingan umum.


DPN PERMAHI menegaskan bahwa dukungan terhadap stabilitas pemerintahan bukan berarti menghilangkan fungsi kontrol masyarakat. Sebaliknya, stabilitas yang kuat justru akan melahirkan ruang evaluasi yang sehat, kebijakan yang efektif, dan kepastian hukum yang dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.


Menutup keterangannya, Azhar mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengedepankan kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok.


"Indonesia memerlukan persatuan, kepastian hukum, dan stabilitas politik agar agenda pembangunan dapat berjalan secara maksimal. Mari kita kawal pemerintahan melalui kritik yang bertanggung jawab, pengawasan yang objektif, dan partisipasi aktif dalam membangun bangsa. Ketika stabilitas terjaga, pembangunan memiliki kesempatan lebih besar untuk menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia," ucap Azhar.


(Rifai).


 




 
Berita Lainnya :
  • Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
  • Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
  • Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
  • Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
  • Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
    02 Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
    03 Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
    04 Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
    05 Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
    06 Kawal Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kedawung Bantu Panen Padi Bersama Petani Desa Pengkok
    07 Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
    08 Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
    09 Wabup Meranti Muzamil Baharudin Jabat Kabid Hubungan Antar Lembaga IMI Riau 2026-2030
    10 Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
    11 Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
    12 Babinsa Kemlayan Rutin Sambang Warga Jaga Kondusifitas Wilayah
    13 LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
    14 Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
    15 H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
    16 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    17 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    18 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    19 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    20 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    21 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    22 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com