Kepala BKN, Prof. Zudan: Sistem Merit Jadi Fondasi Pengelolaan Manajemen 6,7 Juta ASN
Jumat, 19-06-2026 - 13:42:57 WIB
Baca juga:
   
 

 


Jakarta, - Di tengah Rapat Kerja bersama Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) di Jakarta, beberapa waktu lalu, Kepala Badan Kepegawaian Negara, Prof. Zudan, sampaikan dengan jumlah ASN yang kini mencapai sekitar 6,7 juta, perlu diimbangi dengan sistem pengelolaan manajemen ASN yang semakin modern, akuntabel, dan berbasis data. Karena itu, Prof. Zudan sebut penguatan sistem merit menjadi salah satu kunci utama agar birokrasi berjalan adaptif dan mampu menjawab tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis. 


Dengan kebutuhan birokrasi yang dinamis itu pula, Prof. Zudan berkomitmen membawa BKN untuk terus mendorong transformasi manajemen ASN melalui digitalisasi layanan, penguatan manajemen talenta, serta penyempurnaan kebijakan bagi PPPK di seluruh Indonesia. 


"BKN memiliki peran strategis untuk memastikan seluruh proses manajemen ASN berjalan sesuai prinsip merit, mulai dari rekrutmen, pengembangan karier, hingga pengisian jabatan," tegas Prof. Zudan, dalam rilis yang diterima redaksi, Jumat (19/6/2026).


Sebagai instansi pembina manajemen ASN, BKN sendiri dalam satu tahun terakhir telah menghadirkan sejumlah terobosan untuk meningkatkan kualitas layanan melalui kebijakan pro-karier ASN. Di antaranya, yakni kemudahan pencantuman gelar akademik dan profesi, percepatan layanan administrasi melalui Service Level Agreement (SLA) lima hari kerja, pelaksanaan uji kompetensi jabatan fungsional hingga 12 kali dalam setahun, hingga pengajuan kenaikan pangkat yang dibuka setiap bulan. 


“BKN terus melakukan berbagai pembenahan agar proses rekrutmen, pengembangan karier, hingga pengisian jabatan dapat berjalan secara objektif, transparan, dan sesuai prinsip meritokrasi. Dinamika manajemen ASN masih sangat tinggi sehingga membutuhkan tata kelola yang semakin kuat dan profesional,” ujar Prof. Zudan.


Transformasi tersebut juga diperkuat melalui implementasi e-Kinerja harian yang memungkinkan pengelolaan kinerja ASN dilakukan secara lebih transparan dan terukur. Selain itu, BKN terus memperkuat penerapan sistem merit melalui pengembangan manajemen talenta ASN. Melalui Sistem Manajemen Talenta (SIMATA), BKN membantu instansi pemerintah memetakan potensi dan kinerja pegawai sehingga pengisian jabatan dapat dilakukan secara lebih objektif dan berbasis kompetensi. Terhitung hingga saat ini, sebanyak 643 instansi pemerintah telah menerapkan manajemen talenta sebagai bagian dari upaya membangun birokrasi yang profesional dan berorientasi pada kinerja. 


“Manajemen talenta harus menjadi fondasi dalam menyiapkan pemimpin birokrasi masa depan. Setiap jabatan harus diisi oleh ASN yang memiliki kapasitas dan kompetensi terbaik,” ungkap Prof. Zudan dengan optimistis.


Selain fokus pada penguatan tata kelola, BKN juga terus mengawal netralitas dan profesionalisme ASN. Menurut Prof. Zudan, pengawasan terhadap pelaksanaan manajemen ASN di daerah akan terus diperkuat, termasuk pemberian sanksi kepada instansi yang tidak menjalankan ketentuan sesuai norma, standar, prosedur, dan kriteria yang berlaku. 


“Penguatan sistem merit harus berjalan beriringan dengan upaya mencegah politisasi jabatan yang dapat mengganggu profesionalisme ASN dan kualitas pelayanan publik,” tegasnya. 


Pada kesempatan yang sama, Prof. Zudan kembali mengangkat pentingnya pemerataan kesejahteraan ASN melalui penerapan sistem single salary.
 Menurutnya, masih terdapat kesenjangan penghasilan ASN antar daerah meskipun beban dan tanggung jawab pekerjaan relatif sama. Karena itu, BKN terus mendorong lahirnya sistem kesejahteraan yang lebih adil dan merata bagi seluruh ASN.


Dalam rapat kerja terkait pelaksanaan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN tersebut, BKN bersama Komite I DPD RI juga membahas seputar kebijakan manajemen PPPK termasuk PPPK Paruh Waktu. Mulai dari kontrak kerja, pembayaran gaji, hingga pelaksanaan tugas. Terkait itu, Prof. Zudan menegaskan bahwa BKN terus melakukan evaluasi terhadap berbagai kebijakan terkait PPPK agar mampu memberikan kepastian kerja, sekaligus mencegah munculnya persoalan ketenagakerjaan di masa depan.


(M.Husnie).


 




 
Berita Lainnya :
  • Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
  • Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
  • Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
  • Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
  • Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    02 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    03 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    04 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    05 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    06 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    07 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    08 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    09 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    10 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    11 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    12 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    13 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
    14 Bupati Asmar Tinjau Progres Tanjung Samak–Tanjung Kedabu Sepanjang 1,4 Kilometer
    15 Workshop Pengelolaan Sampah, Pemda Belajar Menyeimbangkan Biaya dan Kemampuan Warga
    16 Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan
    17 Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, PMII Minta Pengawasan Internal PDAM Palopo Diperiksa
    18 Babinsa Peleman Perkuat Kedekatan dengan Peternak Kambing di Desa
    19 Tiga Wajah Kejahatan Digital Terkuak, Polres Tebing Tinggi Bongkar Judol dan Revenge Porn
    20 Kemendagri Sinkronkan PSN Pantura Jawa dengan Tata Ruang Daerah di Jawa Tengah
    21 Doa Kebangsaan Lintas Agama Warnai Harlah Ke-5 RBPI, 700 Pengemudi Serukan Persatuan Bangsa
    22 Didampingi FERADI WPI, Korban BMT Dinar Mulia Jalani Pemeriksaan di Polda Jateng
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com