Prasetyo Hadi: Menghadapi Krisis Fiskal dan Stabilitas Nilai Tukar Rupiah Perlu Penguatan Antar Lembaga
Minggu, 07-06-2026 - 06:52:43 WIB
 |
| Mensesneg Prasetyo Hadi, foto bersama usai menghadiri Rapat Koordinasi Perkembangan Kondisi Ekonomi di Gedung Nusantara III, Jakarta, Sabtu (06/06/2026). |
Jakarta, - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menghadiri Rapat Koordinasi Perkembangan Kondisi Ekonomi di Gedung Nusantara III, Jakarta, Sabtu (06/06/2026).
Rapat koordinasi tersebut dihadiri Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Prasetyo Hadi menyebutkan bahwa saat ini perlu penguatan koordinasi antar lembaga di tengah moneter dan fiskal untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Mensesneg juga menyampaikan bahwa meskipun indikator makro menunjukkan fundamental ekonomi Indonesia saat ini cukup kuat, namun pemerintah tetap berkomitmen mempercepat pertumbuhan sektor ekonomi yang riil.
Menurut Mensesneg, akselerasi program akan difokuskan pada bidang-bidang strategis, yaitu pangan, energi, perikanan, serta keberlanjutan industrialisasi dan hilirisasi.
"Untuk mencapai stabilitas fiskal dan stabilitas nilai tukar rupiah di tengah gejolak global perlu penguatan sinergitas dan kebijakan yang saling mendukung antar lembaga," pungkas Mensesneg.
(***).
Komentar Anda :