Kemendagri Perkuat Penilaian Kinerja Daerah untuk Turunkan Stunting 2026
Jumat, 17-04-2026 - 15:49:22 WIB
Baca juga:
   
 

 


Depok, - Pemerintah terus ngebut menurunkan angka stunting. Salah satu caranya, lewat penguatan penilaian kinerja pemerintah daerah.


Upaya ini dibahas dalam kegiatan koordinasi tingkat pusat yang digelar 16–17 April 2026 di Depok, Jawa Barat.


Direktur SUPD III Ditjen Bina Bangda Kemendagri, Fauzan Hasan, bilang kalau stunting masih jadi masalah besar nasional.


Makanya, penanganannya nggak bisa setengah-setengah. Harus dikerjakan bareng, lintas sektor, dan saling terhubung.


Pemerintah sendiri menargetkan angka stunting turun jadi 14,2 persen di 2029, lalu ditekan lagi sampai 5 persen di 2045.


“Penilaian kinerja daerah itu penting, supaya program yang dijalankan benar-benar jalan, terukur, dan ada hasilnya,” jelasnya.


Dari hasil penilaian tahun 2025, sudah ada 197 kabupaten/kota yang masuk kategori berkinerja baik. Tapi, masih banyak juga yang ada di kategori sedang dan kurang.


Ke depan perlu penguatan strategi, pendampingan, dan perbaikan metode penilaian supaya makin banyak daerah yang naik level di 2026 dan 2027.


Sementara itu, panitia kegiatan, Heri Supriyanto, menjelaskan fokus utama kegiatan ini.


Mulai dari evaluasi 31 indikator kinerja daerah, menyusun metode penilaian yang lebih objektif dan transparan, sampai memperkuat kerja sama antar kementerian dan lembaga.


“Tujuannya biar semua punya pemahaman yang sama, dan langkah ke depan juga lebih jelas,” katanya.


Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari berbagai kementerian dan lembaga.


Di antaranya perwakilan dari Bappenas, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pekerjaan Umum, hingga Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.


Kemendagri juga mendorong penggunaan sistem digital lewat Web Aksi Bangda. Selain itu, kualitas data dan ketepatan waktu pelaporan juga jadi hal penting supaya kebijakan yang diambil lebih tepat sasaran.


Untuk tahun 2026, ditargetkan ada 412 kabupaten/kota yang masuk kategori berkinerja baik. Sampai awal 2025, capaian sementara sudah di angka 252 daerah. Kalau dihitung akumulasi, sampai 2026 diproyeksikan bisa mencapai 449 daerah.


Ke depan, di 2027 ditargetkan ada tambahan 411 kabupaten/kota lagi yang berkinerja baik. Kalau tercapai, totalnya bisa tembus 1.020 kabupaten/kota secara nasional.


Pemerintah cukup optimistis target ini bisa tercapai, apalagi dengan kerja sama lintas sektor yang terus diperkuat.


Harapannya jelas, penurunan stunting bisa makin cepat, dan ke depan lahir generasi Indonesia yang lebih sehat, berkualitas, dan siap bersaing menuju Indonesia Emas 2045.


(M.Husnie).


 




 
Berita Lainnya :
  • Bupati Asmar Jajaki Investasi Sagu Meranti, Bidik Pasar Jepang
  • Integrasi Data K/L Jadi Kunci Pembangunan Tepat Sasaran, Ini Penjelasan Mendagri
  • Dugaan Intimidasi dalam Kasus Sengketa Tanah, Warga Medan Minta Kapolri Turun Tangan
  • FERADI WPI Kembangkan Pelatihan Hukum Daring dan Pendidikan Profesi Advokat
  • Gebosan Emas di Nagajuang, Kapolsek Siabu Iptu A.J. Nasution Belum Beri Penjelasan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Bupati Asmar Jajaki Investasi Sagu Meranti, Bidik Pasar Jepang
    02 Integrasi Data K/L Jadi Kunci Pembangunan Tepat Sasaran, Ini Penjelasan Mendagri
    03 Dugaan Intimidasi dalam Kasus Sengketa Tanah, Warga Medan Minta Kapolri Turun Tangan
    04 FERADI WPI Kembangkan Pelatihan Hukum Daring dan Pendidikan Profesi Advokat
    05 Gebosan Emas di Nagajuang, Kapolsek Siabu Iptu A.J. Nasution Belum Beri Penjelasan
    06 Kodam II/Sriwijaya Evaluasi Kerja Sama TNI AD dengan Perbankan
    07 Prof. Zudan: BKN Siap Bantu Penerapan Manajemen Talenta ASN di Banggai Laut dan Banggai Kepulauan
    08 Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Gorontalo Perkuat Sinergi dengan Kalangan Akademisi UNG
    09 Cegah Tabrakan Maut di Jalinsum, Kapolres Sergai Turun Langsung Pasang Stiker Pemilik Kendaraan
    10 Tak Sesuai Sistem Merit, BKN Tegaskan Pengisian Jabatan ASN Sulbar Harus Segera Dibenahi
    11 Sat Lantas Polres Tebing Tinggi Ops Patuh Toba 2026 di Titik Rawan Macet dan Kecelakaan
    12 Audiensi dengan Kemendikdasmen, Bupati Asmar Perjuangkan Kelanjutan Revitalisasi 72 Sekolah di Meranti
    13 Polres Sergai Ungkap Kasus Pupuk Palsu Bermerek Naga Mas dan Penyalahgunaan BBM
    14 Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
    15 Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
    16 Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
    17 Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
    18 Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
    19 Kawal Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kedawung Bantu Panen Padi Bersama Petani Desa Pengkok
    20 Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
    21 Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
    22 Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com