Pekanbaru, - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau Irjen Herry Haryawan resmi membuka Latihan Pra Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 di halaman Gedung Polda Riau, Selasa (10/3/2026).
Irjen Pol.Herry mengatakan membuka Latihan Pra Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 di Polda Riau sebagai langkah awal mempersiapkan seluruh personel dan jajaran dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat menjelang perayaan Idulfitri.
Operasi ini akan dilaksanakan secara terpadu bersama TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan. Fokus utama kita adalah memastikan kelancaran arus mudik, keamanan aktivitas masyarakat, serta kesiapan pengamanan di berbagai titik pelayanan seperti pospam, posyan, dan pos terpadu.
"Saya menekankan kepada seluruh jajaran untuk bekerja profesional, humanis, dan responsif, memperkuat peran intelijen, serta membangun kolaborasi lintas sektor dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan, termasuk pengawasan distribusi energi dan stabilitas kebutuhan masyarakat selama periode libur panjang," tegas Kapolda.
Riau adalah daerah penghasil minyak besar dengan objek vital nasional seperti Blok Rokan dan distribusi di Dumai. Kita harus mampu mengantisipasi situasi ini melalui pengamanan dan pemantauan intensif guna mencegah terjadinya panic buying," ujar Irjen Herry.
Kapolda meminta jajaran polres untuk membuat skema antrean untuk mencegah panic buying. Di sisi lain, ia memberikan apresiasi kepada Kapolres Siak dan Kapolres Rokan Hilir yang telah bergerak cepat melakukan penindakan serta sosialisasi terkait distribusi BBM di wilayah masing-masing.
"Saya minta seluruh satuan menyusun skema quick response. Jika terjadi antrean panjang atau situasi tertentu, harus ada kepastian berapa lama waktu respons anggota untuk tiba di lokasi," tambahnya.
Dalam pembukaan latihan tersebut, Kapolda menyampaikan enam poin instruksi kepada seluruh peserta. Yang pertama, personel diminta untuk mempersiapkan fisik dan mental dalam pelaksanaan tugas operasi.
"Kedua, tingkatkan terus sinergitas untuk membangun kolaborasi kuat dengan Pemda, TNI, dan instansi terkait (khususnya Pertamina Patra Niaga)," katanya.
Ia juga meminta jajaran untuk memantau langsung SPBU, perusahaan minyak dan jalur distribusi untuk memastikan tidak ada spekulan ataupun aksi penimbunan yang akan berdampak terhadap stabilitas keamanan.
"Kedepankan profesionalisme dan bertindak secara proporsional dan terencana. Kedepankan sikap humanis dalam memberikan pelayanan yang ramah kepada masyarakat," katanya.
Ia juga menegaskan pentingnya kewaspadaan tinggi untuk mengantisipasi potensi ancaman terorisme. Kapolda meminta jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan dalam pengamanan markas.
"Tugas kita bukan hanya pengamanan, tetapi juga pelayanan. Kita pastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Lebaran dengan aman, lancar, dan tenang," pungkasnya.
Kapolda Herry berharap semoga seluruh rangkaian Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 dapat berjalan dengan baik sehingga masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman, nyaman, dan lancar.
(**).
Komentar Anda :